Breaking News:

Juni, BSI Aceh Satukan Sistem Layanan

Bank Syariah Indonesia (BSI) Regional I Aceh akan melakukan roll-out (penyatuan sistem) mulai Juni 2021. Roll-out tersebut mencakup migrasi

SERAMBI/HENDRI
CEO Regional I BSI Aceh, Nana Hendriana (tengah) serta rombongan foto bersama dengan Pemimpin Perusahaan Serambi Indonesia, Mohd Din ( lima kiri) didampingi News Manager Harian Serambi Indonesia, Bukhari M Ali dan staf redaksi pada saat melakukan kunjungan dalam rangka silaturahmi dan audiensi di Kantor Harian Serambi Indonesa, Jalan Raya Lambaro, Km 4,5 Desa Meunasah Manyang, Kecamatan Ingin Jaya 

* 1,8 Juta Nasabah Harus Migrasi

BANDA ACEH - Bank Syariah Indonesia (BSI) Regional I Aceh akan melakukan roll-out (penyatuan sistem) mulai Juni 2021. Roll-out tersebut mencakup migrasi rekening nasabah ex legacy BNI Syariah dan BRI Syariah menjadi core banking system BSI, yang sama dengan sistemnya Mandiri Syariah.

“Akan di-packing by sistem. Tapi masyarakat perlu hadir untuk mengganti buku, kemudian mengganti kartu ATM,” kata CEO Regional BSI Aceh, Nana Hendriana, saat berkunjung ke Kantor Harian Serambi Indonesia, Rabu (7/4/2021).

“Setelah Juni mudah-mudahan tidak ada lagi gangguan-gangguan yang dialami masyarakat. Saya mendukung penuh proses roll-out ini, tidak kurang 1,8 juta nasabah yang harus dimigrasi di Aceh,” imbuhnya.

Dalam kunjungan tersebut juga dihadiri Retail Financing Business Deputy BSI Aceh, Saiful Musadir, Funding and Transaction Business Deputy BSI Aceh, Fitriana, Project Manager Roll Out CBS, Saimun, dan HCBP Tim Leader, Nasruddin MZ.

Sementara dari pihak Serambi Indonesia dihadiri Pemimpin Perusahaan, Mohd Din, News Manager, Bukhari M Ali, Manager Iklan, Hari Teguh Patria, Manager Percetakan, Firdaus, Manager Promosi dan EO, M Jafar, serta Wakil Manager Iklan, Kurniadi.

Pada kesempatan itu, Nana juga menyampaikan, dalam proses transisi ini apabila ada orang-orang yang tidak bertanggung jawab mengatasnamakan BSI yang mengirim pesan meminta nomor KTP, PIN ATM dan lainnya, maka hal itu tidak perlu ditanggapi oleh nasabah dan diharapkan untuk selalu berhati-hati.

“Jangan sembarangan menjawab pesan melalui SMS atau WhatsApp dari orang-orang yang tidak bertanggungjawab mengatasnamakan BSI dengan meminta PIN ATM dan lain sebagainya, karena itu kode rahasia yang tidak boleh diberikan kepada siapapun,” sebut Nana.

Terkait dengan proses transisi ini, Nana menyampaikan, pihak BSI nanti akan secara resmi menyampaikan kepada nasabah untuk segera memindahkan buku tabungan dan lainnya. “Hal itu akan kita sampaikan melalui surat kabar, baliho, dan lainnya,” ujar Nana.

Dalam pertemuan itu, CEO Regional BSI Aceh, Nana Hendriana, juga menyampaikan bahwa pihaknya memiliki media sosial (medsos) resmi milik BSI, yaitu Twitter dan Facebook yang menampilkan berbagai informasi.

Masyarakat, lanjutnya, juga bisa menyampaikan berbagai pertanyaan ataupun keluhan melalui media sosial resmi milik BSI tersebut. “Kalau ada pertanyaan atau keluhan, silakan disampaikan di situ. Insya Allah BSI Kantor Pusat ada tim yang selalu memantau setiap pesan yang masuk,” sebutnya.

Disamping itu, Nana mengatakan, di provinsi Aceh ada tiga area manager BSI. Yaitu di Banda Aceh, Lhokseumawe dan Meulaboh dan dibawahnya ada 217 cabang ex tiga bank yang dimergerkan yaitu BNI Syariah, BRI Syariah dan Bank Syariah Mandiri.(una)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved