Breaking News:

Gas Beracun

Alami Sesak hingga Muntah Darah, Tiga Warga Aceh Timur Dirujuk ke Rumah Sakit

Ketiga pasien yang sudah dirujuk ke rumah sakit tersebut yakni, Raliah mengalami gejala muntah darah, pusing dan sesak napas, serta dua lagi yang...

SERAMBINEWS.COM/ SENI HENDRI
Uska Anggraini yang mengalami sesak napas dan muntah-muntah diduga akibat menghirup gas beracun saat dirujuk ke rumah sakit dari Puskesmas Kecamatan Banda Alam, Aceh Timur, Jumat (9/4/2021). 

Ketiga pasien yang sudah dirujuk ke rumah sakit tersebut yakni, Raliah mengalami gejala muntah darah, pusing dan sesak napas, serta dua lagi yang mengalami sesak napas dan muntah yakni, Mariana dan Uska Anggraini.

Laporan Seni Hendri l Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Karena mengalami sesak napas, mual, pusing hingga muntah darah, diduga akibat menghirup gas beracun  tiga orang dirujuk ke rumah sakit dr Zubir Mahmud, dari lokasi perawatan sebelumnya di Puskesmas Kecamatan Banda Alam, Aceh Timur.

Ketiga pasien yang sudah dirujuk ke rumah sakit tersebut yakni, Raliah mengalami gejala muntah darah, pusing dan sesak napas, serta dua lagi yang mengalami sesak napas dan muntah yakni, Mariana dan Uska Anggraini.

Awalnya lebih dulu dirujuk dua orang menggunakan ambulans Puskesmas setempat, yakni Raliah, dan Mariana.

Kemudian Uska Anggraini dirujuk menggunakan mobil PSC Dinkes Aceh Timur.

Jamaliah Bidan Desa Panton Rayeuk T, yang ditemui di Puskesmas mengatakan, data sementara ada 26 orang yang sudah diperiksa dokter puskesmas yang mengalami gejalah mual, muntah, sesak napas, diduga akibat menghirup gas beracun terdiri dari anak-anak, remaja, dan dewasa.

Mereka semua dari Dusun CV 8 Desa Panton Rayeuk T, Kecamatan Banda Alam, Aceh Timur.

Baca juga: Ini Jam Kerja Pegawai di Lingkungan Pemerintah Aceh Selama Ramadhan

Lokasi tempat tinggal warga yang keracunan ini tak jauh dari sumur migas milik PT Medco E&P yang berada di Desa Alue Siwah.

Jamaliah mengatakan, selain tiga orang tersebut diduga ada lagi pasien yang akan dirujuk ke rumah sakit tergantung kondisi yang dialami pasien.

Amatan Serambinews.com, di Puskesmas Banda Alam, pasien Uska Anggraini sebelum dirujuk terlihat sesak nafas, dan muntah-muntah.

Selain Uska ada beberapa lagi pasien di Puskesmas, sedang menjalani perawatan.

Di Puskesmas terlihat perawatan dipantau langsung oleh Kepala Puskesmas Rasyidin SKM, Kapolsek Banda Alam, dan M Yahya Anggota DPRK Aceh Timur. (*)

Baca juga: VIRAL Video Wanita Duduk di Depan Rumah Padahal Sudah Meninggal 7 Hari, Mbah Mijan Ungkap Fakta Ini

Penulis: Seni Hendri
Editor: Nurul Hayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved