Breaking News:

Gempa di Malang

Data Gempa di Malang: 7 Orang Meninggal, Puluhan Bangunan Dilaporkan Rusak

Sekretaris BPBD Jatim Erwin Indra Widjaja mengatakan bahwa hingga malam ini, terlaporkan 7 orang dinyatakan meninggal dunia akibat gempa

Istimewa/Tangkapan Layar
Tangkapan layar video warga saat mengevakuasi jenazah yang tertimpa batu karena terkena longsor di sejumlah titik jalur perbukitan Piket Nol, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Lumajang, Sabtu (10/4/2021) 

Sekretaris BPBD Jatim Erwin Indra Widjaja mengatakan bahwa hingga malam ini, terlaporkan 7 orang dinyatakan meninggal dunia akibat gempa 

SERAMBINEWS.COM - Gempa mengguncang Kota Malang, Sabtu (9/4/2021).

Ada sejumlah cerita diungkapkan korban gempa pascakejadian.

Berikut merupakan data terkait dampak gempa 6,1 SR yang berpusat di Malang dan mengguncang Jawa Timur pada Sabtu (10/4/2021). Data bersumber dari BPBD Jawa Timur.

Hingga petang ini, dilaporkan bahwa empat orang korban meninggal dunia akibat gempa yang mengguncang Jatim dengan kekuatan 6,1 SR berpusat di barat data Kabupaten Malang tersebut.

Sekretaris BPBD Jatim Erwin Indra Widjaja mengatakan bahwa hingga malam ini, terlaporkan 7 orang dinyatakan meninggal dunia akibat gempa ini.

Baca juga: Begini Kronologi Pasutri di Lumajang Meninggal Tertimpa Batu Raksasa Akibat Gempa di Malang

Baca juga: Bomber Persiraja Assanur ‘Torres’ Rijal Santer Diisukan Akan Berlabuh di Persis Solo

Baca juga: VIDEO Harga Bahan Pokok Dapur Naik Jelang Ramadhan 2021 di Meulaboh, Hanya Tomat Masih Normal

Empat diantaranya adalah korban dari Kabupaten Lumajang, dan tiga lainnya dari Kabupaten Malang. 

"Yang masuk ke kami hingga malam ini ada 7 orang meninggal dunia. Empat dari Lumajang, tiga dari Malang. Yang di Malang, dua diantaranya sudah dimakamkan," kata Erwin.

Data korban meninggal yaitu Ahmad Fadholi, alamat Desa Tempurrejo RT 002 RW 002 Kecamatan Tempursari. Kemudian Sri Yani, 46 tahun, alamat Desa Tempurrejo RT 002 RW 002 Kecamatan Tempursari. Lalu Juwanto, RT 04 RW 09 Desa Kaliuling Kecamatan Tempursari. Dan H. Nasar alias H. Amin, RT 01 RW 03 Desa Kaliuling Kecamatan Tempursari. 

"Yang tiga dari Malang datanya nanti menyusul. Tapi sudah masuk tiga nama itu yang meninggal tambahannya," tegasnya.

Lebih lanjut ia menyebutkan bahwa berdasarkan arahan gubernur, posko bencana saat ini tengah didirikan.

Halaman
1234
Editor: Nur Nihayati
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved