Breaking News:

Berita Aceh Selatan

Harga Daging Meugang di Aceh Selatan, Ini Sebab Harga Jual Mahal Menurut Pedagang

Tingginya harga daging meugang di Aceh Selatan dipicu lantaran para pedagang membeli kerbau dan sapi kepada para peternak dengan harga sangat mahal

Penulis: Taufik Zass | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/TAUFIK ZASS
Pedagang sedang menjual daging di Pasar Inpres Tapaktuan, Sabtu (10/04/2021). 

Laporan Taufik Zass | Aceh Selatan

SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN - Menyambut Meugang Ramadhan 1442 H tahun 2021, sejumlah pedagang di Kabupaten Aceh Selatan mulai melakukan pemotongan hewan ternak jenis sapi dan kerbau di beberapa titik, Sabtu (10/04/2021) pagi.

Tak berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, harga daging meugang Ramadhan tahun ini juga masih relatif tinggi mencapai Rp 200.000 per kilogram.

Tingginya harga jual daging segar itu dipicu lantaran para pedagang membeli kerbau dan sapi kepada para peternak dengan harga sangat mahal. 

Baca juga: Persedian Daging Meugang Ramadhan di Aceh Besar Aman, 4.570 Ekor Siap Disembelih

Pantauan Serambinews.com di Pasar Inpres Tapaktuan, Sabtu (10/04/2021) sesak dengan pembeli kendati Meugang Ramadhan akan berlangsung pada Minggu (11/04/2021).

Selain membeli keperluan bumbu dapur, para ibu rumah tangga ini sebagiannya juga ikut membeli daging meugang.

"Ya, besok ngak payah beli lagi. Ya sekalian belanja bumbu dapur kami beli aja daging walau harganya sangat mahal," ungkap Rika, warga Tapaktuan kepada Serambi saat belanja kebutuhan menyambut hari Meugang, Sabtu (10/4/2021).

Beberapa pedagang di Pasar Inpres yang ditanyai Serambi mengaku harga daging hari ini Rp 200 ribu/Kg.

Baca juga: Stok Sapi dan Kerbau Untuk Meugang Puasa 15.622 Ekor, Paling Banyak di Aceh Utara

Menurut mereka, naiknya harga daging dipicu oleh mahalnya harga ternak kerbau dan sapi.

"Ya, harga kerbau dan sapi mahal, makanya harga daging ikut mahal," jelas salah seorang pedagang di Pasar Inpres Tapaktuan.

Informasi yang diterima Serambinews.com, harga daging Meugang yang dijual di kampung - kampung sedikit lebih murah dari di Pasar.

Sebab beberapa pedagang yang melakukan penyembelihan di kampung - kampung berani menjual dengan kisaran harga Rp 180 ribu - Rp 190 ribu/Kg.(*)

Baca juga: Asam Lambung Naik, Ini 4 Pertolongan Pertama Untuk Meredakannya

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved