Breaking News:

Berita Nagan Raya

Cegah Kasus Tenggelam, BPBD Larang Pengunjung Mandi di Laut dan Sungai

BPBD Nagan Raya kembali mengingatkan warga yang datang ke lokasi objek wisata untuk tidak mandi di laut dan sungai. 

Penulis: Rizwan | Editor: Saifullah
SERAMBINEWS.COM/RIZWAN
Kalak BPBD Nagan Raya, Irfanda Rinadi 

Laporan Rizwan | Nagan Raya

SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - BPBD Nagan Raya kembali mengingatkan warga yang datang ke lokasi objek wisata untuk tidak mandi di laut dan sungai. 

Langkah tersebut sebagai upaya pencegahan terjadinya kasus warga tenggelam.

Pada Minggu dan Senin (11-12/4/2021), merupakan hari makan-makan atau ‘uroe pajoh-pajoh’ jelang masuknya bulan suci Ramadhan 1442 Hijriah.

"Lokasi wisata mulai hari Minggu ramai didatangi. Terlebih hari Senin besok, merupakan hari warga berekreasi jelang Ramadhan," kata Kalak BPBD Nagan Raya, Irfanda Rinadi, SSTP kepada Serambinews.com, Minggu (11/4/2021).

Larangan ini, terang Irfanda, sebagai langkah pencegahan guna menghindari terjadinya kasus warga tenggelam, baik itu yang datang ke objek wisata laut maupun sungai.

Baca juga: Satu Becak Mesin di Lhoong Aceh Besar Terbakar Saat Membawa Ikan Laut, Begini Kejadiannya

Baca juga: Sukses Ungkap Kasus Penemuan Mayat Membusuk di Kebun Jagung, Kapolda Apresiasi Polres Aceh Tenggara

Baca juga: Isu yang Jadi Kenyataan, Assanur Torres Hijrah ke Persis Solo, Proses Negosiasi sudah 90 Persen

"Personel tetap kami siagakan untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan," ujar Kalak BPBD Nagan Raya.

Lokasi wisata yang ramai didatangi, rinci Irfanda, meliputi Pantai Naga Permai dan Pantai Seunagan di Kecamatan Kuala Pesisir. 

Kemudian Krueng Isep, Irigasi Ulee Jalan, dan Alue Gantung, Kecamatan Beutong, serta Danau Laot Tadu di Kecamatan Tadu Raya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved