Breaking News:

Satpol PP dan WH Sangat Mendukung Pelaksanaan Isi Tausyiah MPU Aceh

Kepala Satpol PP dan WH Aceh, Jalaluddin SH MM, mengatakan, pihaknya siap mendukung dan menguatkan pelaksanaan isi Tausyiah MPU

Satpol PP dan WH Sangat Mendukung Pelaksanaan Isi Tausyiah MPU Aceh
FOR SERAMBINEWS.COM
Kepala Satpol PP dan WH Aceh, Jalaluddin SH MM

Kepala Satpol PP dan WH Aceh, Jalaluddin SH MM, mengatakan, pihaknya siap mendukung dan menguatkan pelaksanaan isi Tausyiah Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Nomor 2 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Ibadah Bulan Ramdhan dan Kegiatan Keagamaan Lainnya Tahun 1442 Hijriah.

“Kita sangat mendukung Tausyiah MPU Aceh tersebut agar masyarakat Aceh aman dan nyaman melaksanakan berbagai ibadah dalam bulan suci Ramadhan tahun ini dan tidak menimbulkan klaster baru Covid-19. Mengingat pandemi masih berlangsung, kita sangat berharap seluruh masyarakat Aceh untuk terus menaati protokol kesehatan, termasuk saat puasa nanti,” jelas Jalaluddin menjawab Serambi, via telepon selulernya, Sabtu (10/4/2021) tadi malam.

Terkait salah satu point Taushiyah MPU Aceh tersebut yakni meminta kepada setiap komponen masyarakat untuk tidak melaksanakan kegiatan keramaian seperti duduk kumpul-kumpul bersama di jalan, buka puasa bersama, sahur bersama, safari subuh, dan lain-lain, Jalaluddin mengatakan, pihaknya sangat mendukung permintaan itu karena termasuk dalam kegiatan penerapan protokol kesehatan.

Selama Ramadhan 1442 Hijriah, lanjut Jalaluddin, pihaknya juga akan melakukan patroli rutin terpadu dengan dibackup oleh personel TNI dari Kodam Iskandar Muda (IM) dan anggota polisi dari Polda Aceh. “Selain untuk memantau penerapan protokol kesehatan di masyarakat selama bulan puasa, dalam patroli nanti kita juga akan menyosialisasikan Taushiyah MPU Aceh tersebut,” jelas mantan Kepala Badan Kepegawaian Aceh (BKA) ini. 

Ditanya apakah ada sanksi kepada masyarakat yang melanggar Tausyiah MPU Aceh tentang Pelaksanaan Ibadah Bulan Ramdhan dan Kegiatan Keagamaan Lainnya Tahun 1442 Hijriah, Jalaluddin mengungkapkan, dirinya belum bisa memastikan hal tersebut. “Kalau soal sanksi masih harus kita bahas dulu. Tapi, kita akan datang dan memberi imbauan langsung kepada masyarakat agar tidak berkumpul,” ungkapnya.

Kalaupun ada sanksi, sebut Jalaluddin, hanya diterapkan kepada penyedia tempat buka puasa atau sahur bersama dan kegiatan sejenisnya. “Mungkin sanksinya juga hanya sebatas teguran atau peringatan. Namun demikian, kita berharap masyarakat dapat mematuhi seluruh isi Tausyiah MPU Aceh tersebut. Hal itu untuk kebaikan dan kenyamanan kita semua melaksanakan puasa dan berbagai ibadah lain selama bulan suci Ramadhan tahun ini,” tutup Kepala Satpol PP dan WH Aceh, Jalaluddin SH MM. (jal)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved