Breaking News:

Operasi Amfibi

Usai Latihan Pendaratan Operasi Amfibi, Tiga Kapal Perang dan Pasukan di Reembarkasi

Dalam keterangan tertulis kepada Serambinews.com, Minggu (11/4/2021) Laksamana Pertama TNI Dato Rusman selaku Panglima Komando Tugas Gabungan Amfibi (

Penulis: Zaki Mubarak
Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/FOR SERAMBINEWS.COM
Serial Latihan Operasi Amfibi Koarmada I Tahun 2021 memasuki tahap reembarkasi pasukan dan material tempur usai Pendaratan di Pantai Todak, Dabo Singkep Kepulauan Riau. Minggu (11/4/21). 

Laporan Zaki Mubarak I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM,JAKARTA - Serial Latihan Operasi Amfibi Koarmada I Tahun 2021 memasuki tahap reembarkasi pasukan dan material tempur usai Pendaratan di Pantai Todak, Dabo Singkep Kepulauan Riau. Minggu (11/4/21).

Pelaksaanaan reembarkasi pasukan dan material dari darat menuju KRI yang tengah lego jangkar merupakan salah satu serial latihan dalam rencana Pull Back Latihan Operasi Amfibi 2021.

Secara teratur pasukan dan sejumlah peralatan tempur Marinir seperti BTR-50, BMP-3 serta perahu karet memasuki KRI melalui rampa KRI Teluk Ende-517 KRI Teluk Sibolga-536, KRI Teluk Cirebon-543.

Dalam keterangan tertulis kepada Serambinews.com, Minggu (11/4/2021) Laksamana Pertama TNI Dato Rusman selaku Panglima Komando Tugas Gabungan Amfibi (Pangkogasgabfib) dalam Latihan Operasi Amfibi Koarmada I 2021 mengatakan proses reembarkasi pasukan dan kendaraan tempur telah dilaksanakan.

Dari pantai ke kapal melalui lintas gerak permukaan menuntut profesionalisme personel yang mempunyai kemampuan teknis dan taktis serta memahami prosedur standar operasional (SOP).

Pemkab Bener Meriah Gelar Lomba Melengkan dan Syair Gayo, Hakim Tungul Naru Juara Umum, Ini Rincian

Bertambah Satu Orang, RSUD Aceh Timur Masih Rawat 11 Pasien Terdampak Gas Beracun

Hasil BUMG, Semua KK Warga Gampong Madat Samadua Aceh Selatan Kembali Dapat Daging Meugang dan Beras

"Hal tersebut dilatihkan guna menyiapkan kemampuan reembarkasi baik untuk pengawak KRI maupun Marinir yang telah melaksanakan operasi pendaratan di daerah operasi" kata Laksamana Pertama TNI Dato Rusman.

Sementara itu Direktur Latihan (Dirlat), Panglima Komando Armada I (Pangkoarmada I) Laksda TNI Abdul Rasyid K menekankan bahwa dalam proses reembarkasi, benar-benar memperhatikan semua prosedur yang telah ditetapkan, untuk meminimalisir resiko.

"Reembarkasi yang dilaksanakan merupakan tahapan awal dalam rencana pull back unsur-unsur Kogasgabfib sebelum menuju kembali ke pangkalan awal di Jakarta," pungkasnya.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved