Breaking News:

Berita Banda Aceh

Ini Seruan Bersama Forkopimda Banda Aceh untuk Pedagang Penganan Buka Puasa, Juga Ada Jam Kerja

"Ini menjadi tugas kami bersama di daerah, memastikan agar pelaksanaan protokol kesehatan berjalan baik dan lancar di Kota Banda Aceh."

FOR SERAMBINEWS.COM
AMINULLAH USMAN, Wali Kota Banda Aceh 

"Ini menjadi tugas kami bersama di daerah, memastikan agar pelaksanaan protokol kesehatan berjalan baik dan lancar di Kota Banda Aceh."

Laporan Misran Asri | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Para pedagang penganan berbua puasa diperbolehkan berjualan mulai pukul 16.30 WIB sampai menjelangh berbuka puasa di 29 titik di seluruh kecamatan di Kota Banda Aceh.

Imbauan itu ditegaskan dalam seruan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Banda Aceh yang sudah diedarkan ke ruang publik.

Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman juga meminta seluruh masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan (Protkes) saat bulan Ramadhan, terutama saat berada di tempat publik dan kerumunan orang agar penyebaran Covid-19 mampu ditekan.

"Ini menjadi tugas kami bersama di daerah, memastikan agar pelaksanaan protokol kesehatan berjalan baik dan lancar di Kota Banda Aceh," kata Aminullah, Senin (14/4/2021).

Baca juga: Ini Respon Wakil Wali Kota Banda Aceh saat Tinjau Pasar dan Tahu Harga Daging Meugang Naik

Hal dimaksud lanjut Aminullah juga disampaikan dalam Rapat Koordinasi Satuan Tugas Penanganan Covid 19 Nasional via video conference tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan Persiapan Pelaksanaan Ibadah Ramadhan 1442 H/2021, Minggu (11/4/2021), di Pendopo.

Rapat tersebut diikuti Pimpinan Pengurus Besar Naudhatul Ulama (PB NU), Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Pengurus Pusat Dewan Masjid Indonesia (DMI), Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat dan Sulawesi Selatan, Wali Kota Mataram, dan Bupati Banyuwangi.

Pada kesempatan itu Aminullah memaparkan upaya pencegahan Covid-19 yang dilakukan Pemko Banda Aceh menjelang Ramadhan, seperti menggelar rapat rutin Forkopimda setiap bulan, untuk penyusunan rencana dan evaluasi pelaksanaan kegiatan pencegahan dan penanganan Covid-19.

"Kami lakukan sosialisasi secara masif, menyiapkan fasilitas pendukung pencegahan dan penanganan Covid-19 di semua fasilitas publik, dan melakukan kontrol langsung ke lapangan, serta memastikan pelaksanaan vaksinasi bagi warga secara merata," ujarnya.

Baca juga: Anak Penjual Es Krim Infaqkan Seluruh Uang Celengan Selama Setahun untuk Pembangunan Masjid Taqwa

Halaman
12
Penulis: Misran Asri
Editor: Ibrahim Aji
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved