Breaking News:

Internasional

Maskapai Arab Saudi Kembali Beroperasi 17 Mei 2021

Maskapai Penerbangan utama Kerajaan, Saudi Arabian Airlines sedang mempersiapkan beroperasi kembali denga kapasitas penuh.

Editor: M Nur Pakar
(Shutterstock)
Sebuah pesawat milik maskapai Saudi Arabian Airlines. 

SERAMBINEWSCOM, JEDDAH - Maskapai Penerbangan utama Kerajaan, Saudi Arabian Airlines sedang mempersiapkan beroperasi kembali denga kapasitas penuh.

Hal itu seiring pencabutan larangan perjalanan mulai bulan depan, dengan orang-orang Saudi ingin kembali bepergian dengan aman selama pandemi Covid-19.

Menteri Transportasi Saudi Saleh Al-Jasser memimpin pertemuan dengan dewan direksi maskapai Saudi untuk membahas persiapan pengembalian penerbangan internasional pada 17 Mei 2021.

Dilansir ArabNews, Senin (12/4/2021), tanggal tersebut menandai berakhirnya penangguhan perjalanan internasional bagi warga negara Saudi melalui darat, udara dan laut.

Baca juga: Arab Saudi Keluarkan Aturan Baru, Pekerja Mall Hanya Warga Arab Saudi

Menteri menyampaikan terima kasih atas upaya yang dilakukan untuk melanjutkan penerbangan domestik dengan aman dengan membatasi penyebaran COVID-19.

Saudia menempati peringkat di antara 10 maskapai penerbangan teratas di dunia untuk ukuran kesehatan dan keselamatannya dan menerima sertifikasi tertinggi oleh APEX Health Safety pada bulan Januari.

Orang Saudi merasa lebih nyaman dengan gagasan bepergian ke luar negeri lagi.

Ismail Ayoub (30) mengatakan dia akan melakukan perjalanan segera setelah ada kesempatan, dengan Dubai menjadi pilihan pertamanya karena standar keamanan yang tinggi.

"Keamanan adalah salah satu faktor, alasan lainnya adalah saya memiliki kontak yang baik di Dubai dan di kawasan ini, jadi ini adalah kesempatan untuk berhubungan kembali dengan mereka," kata Ayoub.

Baca juga: 850 Perusahaan Arab Saudi Mendukung Program Made In Saudi

“Kedekatan Dubai dengan Kerajaan membuatnya sangat nyaman juga,” tambahnya.

Ayoub mengatakan dia akan melakukan perjalanan ke negara-negara di mana penawaran pariwisata mengikuti pedoman keamanan COVID-19 yang ketat.

“Saya akan menghindari negara dengan kerumunan yang tidak terkelola. Saya ingin menikmati perjalanan saya sambil tetap aman. "

Insinyur perangkat lunak Alia Al-Sadat (27) mengatakan senang memiliki opsi untuk bepergian tetapi lebih suka menunda rencana penerbangan internasionalnya sampai kasus global turun.

“Saya merasa sangat aman di Kerajaan. Saya senang bepergian antara Jeddah dan Riyadh, atau bahkan pergi dan menjelajahi AlUla, ”kata Al-Sadat kepada Arab News.

Baca juga: Arab Saudi Larang Buka Puasa dan Sahur di Masjid Selama Ramadan

Dia menyoroti bahwa pembatasan perjalanan adalah kesempatan bagus untuk menjelajahi Kerajaan.

“Banyak orang tidak mengetahuinya, tapi Arab Saudi punya beberapa destinasi spektakuler. Tahun ini membuat saya ingin menjelajahi tempat-tempat seperti Abha, Taif dan tentunya Umluj, ”tambahnya.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved