Breaking News:

Internasional

850 Perusahaan Arab Saudi Mendukung Program 'Made In Saudi'

Lebih dari 850 perusahaan Arab Saudi telah mendaftar untuk bergabung dengan program '“Made in Saudi.”

AFP/File
Sebuah gambar menunjukkan menara yang baru dibangun di Riyadh, ibu kota Arab Saudi pada 16 Desember 2020. 

SERAMBINEWS.COM, RIYADH - Lebih dari 850 perusahaan Arab Saudi telah mendaftar untuk bergabung dengan program '“Made in Saudi.”

Saudi Press Agency (SPA), Kamis (8/4/20210 melaporkan Faisal Al-Bedah, Sekretaris Jenderal Otoritas Pengembangan Ekspor Saudi, membahas aspek program selama pertemuan virtual.

Diselenggarakan oleh Komite Industri di Riyadh.

Dia memperkenalkan program, manfaat bergabung, dan perusahaan yang memenuhi syarat untuk mendapatkan manfaat dari layanannya.

Al-Bedah menyoroti tujuan program, yaitu meningkatkan konsumsi domestik dan pangsa pasar barang dan jasa dalam negeri.

Baca juga: Farah Jefry, Pesepakbola dan Duta Adidas Memberi Tahu Gadis Arab Saudi, Kejar Saja Impian Anda,

Kemudian, meningkatkan ekspor non-migas Saudi di pasar ekspor prioritas.

Serta meningkatkan daya tarik sektor industri Saudi untuk investasi dalam dan luar negeri.

Dia mengatakan program "Made in Saudi" mempromosikan identitas nasional, meningkatkan kontribusi sektor swasta terhadap ekonomi.

Meluncurkan kemampuan sektor non-minyak yang menjanjikan dengan mengembangkan ekspor.

Sehingga, memungkinkan pembentukan tim melalui skala kecil dan menengah, dan usaha mikro.

Halaman
12
Editor: M Nur Pakar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved