Breaking News:

Puasa

5 Adab Makan Sahur yang Dianjurkan Rasulullah SAW, dari Niat dan Waktu Buka Puasa

Sebelum melakukan puasa, biasanya diawali dengan makan sahur pada waktu dini hari atau setelah tengah malam.

Editor: Nur Nihayati
Serambinews.com
Ilustrasi - Para hafiz makan sahur bersama usai khatam baca Alquran, di mushala Lorong IV Gosong Telaga Barat, Singkil Utara, Aceh Singkil, Jumat (8/5/2020). 

Maksud dari mengakhirkan sahur tersebut ialah makan sahur di sepertiga terakhir malam.

Artinya, makan sahur disunahkan di bagian akhir atau mendekati fajar (subuh).

Adapun tujuan untuk mengakhiri sahur tak hanya makan dan minum.

Mengakhiri sahur ini juga diiringi dengan ibadah lainnya seperti shalat, dzikir, dan berdoa.

Kendati demikian, tetap usahakan waktu makan dan waktu subuh tidak terlalu dekat.

Jarak antara makan dan waktu subuh ini, bisa digunakan untuk sahur dan bersiap-siap mempersiapkan diri untuk salat shubuh.

3. Makan dan minum secukupnya

Agar mendapat keberkahan, Rasulullah mengajurkan untuk makan dan minum sahur secukupnya dan tidak berlebihan.

Sebab, makan sahur dengan porsi banyak bukannya memperkuat puasa justru malah membuat sistem pencernaan terganggu.

"Wahai anak cucu Adam! Pakailah pakaianmu yang bagus pada setiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, tetapi jangan berlebihan. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan." (QS. Al-A'raf 7: Ayat 31)

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved