Sabtu, 25 April 2026

Banjir di NTT

Dampak Banjir Akibat Siklon Seroja di NTT Capai 178 Orang

Siklon tropis Seroja ini merupakan peristiwa yang langka dan baru pertama kali terjadi di Indonesia.

Editor: Taufik Hidayat
Dokumen warga/istimewa
Banjir memporakporandakan rumah warga di Kabupaten Flores Timur, NTT, Minggu (4/4/2021). 

SERAMBINEWS.COM, KUPANG - Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Josef Nae Soi mengatakan total korban meninggal dalam bencana banjir bandang dan longsor akibat Siklon Seroja mencapai 178 orang.

Jumlah orang hilang mencapai 47 orang dan total luka akibat rencana mencapai 259 orang. Sedangkan warga mengungsi saat ini lebih dari 34 ribu orang.

Dia mengatakan infrastruktur yang rusak akibat bencana saat ini telah mulai diperbaiki.

"Beberapa jembatan kami berterima kasih kepada Kementerian PU PR bisa dilalui kembali oleh mobil," ujar Josef Nae Soi dalam konferensi pers virtual pada Selasa (13/4/2021).

Sebelumnya, Siklon tropis Seroja yang terjadi pada Minggu lalu memicu banjir bandang, longsor, angin kencang, hingga gelombang tinggi di wilayah NTT.

Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengatakan siklon tropis Seroja ini merupakan peristiwa yang langka dan baru pertama kali terjadi di Indonesia.

Baca juga: Indonesia Bantu Zimbabwe dan Mozambik untuk Mitigasi Dampak Siklon Idai

Baca juga: ICW Minta KPK Usut Dugaan Bocornya Informasi Penggeledahan di Kalimantan Selatan

Baca juga: Live Streaming Chelsea Vs FC Porto di Liga Champions, Sergio Conceicao Yakin Bisa Balikkan Keadaan

Baca juga: VIDEO Polres Bireuen Blender Delapan Kilogram Sabu dan Bakar 51 Kilogram Ganja

Pemerintah berencana merelokasi warga yang terkena dampak bencana tersebut.

Presiden Joko Widodo berjanji akan membangun segera perumahan untuk warga yang terdampak.(AnadoluAgency)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved