Banjir di NTT
Dampak Banjir Akibat Siklon Seroja di NTT Capai 178 Orang
Siklon tropis Seroja ini merupakan peristiwa yang langka dan baru pertama kali terjadi di Indonesia.
SERAMBINEWS.COM, KUPANG - Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Josef Nae Soi mengatakan total korban meninggal dalam bencana banjir bandang dan longsor akibat Siklon Seroja mencapai 178 orang.
Jumlah orang hilang mencapai 47 orang dan total luka akibat rencana mencapai 259 orang. Sedangkan warga mengungsi saat ini lebih dari 34 ribu orang.
Dia mengatakan infrastruktur yang rusak akibat bencana saat ini telah mulai diperbaiki.
"Beberapa jembatan kami berterima kasih kepada Kementerian PU PR bisa dilalui kembali oleh mobil," ujar Josef Nae Soi dalam konferensi pers virtual pada Selasa (13/4/2021).
Sebelumnya, Siklon tropis Seroja yang terjadi pada Minggu lalu memicu banjir bandang, longsor, angin kencang, hingga gelombang tinggi di wilayah NTT.
Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengatakan siklon tropis Seroja ini merupakan peristiwa yang langka dan baru pertama kali terjadi di Indonesia.
Baca juga: Indonesia Bantu Zimbabwe dan Mozambik untuk Mitigasi Dampak Siklon Idai
Baca juga: ICW Minta KPK Usut Dugaan Bocornya Informasi Penggeledahan di Kalimantan Selatan
Baca juga: Live Streaming Chelsea Vs FC Porto di Liga Champions, Sergio Conceicao Yakin Bisa Balikkan Keadaan
Baca juga: VIDEO Polres Bireuen Blender Delapan Kilogram Sabu dan Bakar 51 Kilogram Ganja
Pemerintah berencana merelokasi warga yang terkena dampak bencana tersebut.
Presiden Joko Widodo berjanji akan membangun segera perumahan untuk warga yang terdampak.(AnadoluAgency)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/banjir-memporakporandakan-rumah-warga-di-kabupaten-flores-timur-ntt.jpg)