Breaking News:

Berita Aceh Besar

Sabu 6,7 Kg Diamankan Polres Aceh Besar, Tangkap 4 Tersangka Bersenpi, Sempat Jual Rp 50 Juta/Ons

Sat Resnarkoba Polres Aceh Besar, saat ini terus melakukan koordinasi dengan pihak Polres Bireuen terkait terungkapnya jaringan peredaran

Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Jalimin

Laporan Asnawi Luwi | Aceh Besar

SERAMBINEWS.COM, JANTHO - Sat Resnarkoba Polres Aceh Besar, saat ini terus melakukan koordinasi dengan pihak Polres Bireuen terkait terungkapnya jaringan peredaran narkoba international yang diamankan di Aceh Besar dengan barang bukti sabu 6,7 kilogram bersama empat orang tersangka dan sepucuk pistol jenis FN yang diamankan di tiga lokasi pada Kamis (8/4/2021).

Kapolres Aceh Besar AKBP Riki Kurniawan SIK MH didampingi Kasat Narkoba, Iptu Sunardi SH MH,  kepada serambinews.com, Selasa (13/4/2021) mengatakan, mereka masih melakukan kerjasama dengan Satresnarkoba Bireuen, karena domisili Daftar Pencarian Orang (DPO) di Bireuen.

Untuk perkembangan terbaru tentang Daftar Pencarian Orang (DPO) jaringan narkoba ini sementara belum ada.

"Jaringan Narkoba yang berhasil mereka ungkap ini adalah pemain lama dan ada pemain baru, sehingga untuk pemasok barang haram itu masih dalam pencarian aparat kepolisian," ujar Kapolres Aceh Besar, AKBP Riki Kurniawan SIK MH.

Menurut Kapolres, berdasarkan keterangan dari tersangka, bahwa untuk perkilonya belum ada yang  terjual sabu-sabu, yang sudah pernah mereka ( tersangka) jual sabu berkisar Rp 40 juta hingga Rp 50 juta per onsnya dan barang haram itu diperkirakan dari Negara Malaysia. Karena, jenis sabu- sabu nya kasar berkristal," demikian AKBP Riki Kurniawan SIK MH.

Seperti diketahui Sat Resnarkoba Polres Aceh Besar, membongkar sindikat peredaran narkoba jaringan internasional dengan mengamankan 6.782,26 gram sabu bersama empat orang tersangka di tiga lokasi pada Kamis (8/4/2021).

"Mereka adalah sindikat narkoba jaringan internasional dan barang haram ini berasal dari Bireuen yang pernah tertangkap ratusan kilogram beberapa lalu," ujar Kapolres Aceh Besar AKBP Riki Kurniawan SIK MH didampingi Waka Polres, Kompol S Anam, Kasat Narkoba, Iptu Sunardi SH MH dalam konferensi pers di Mapolres Aceh Besar Kota Jantho, Senin (12/4/2021).

Dijelaskan Kapolres Aceh Besar AKBP Riki Kurniawan SIK MH, kronologis penangkapan terhadap tersangka berinisial IN di Desa Lampanah Ine, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Aceh Besar. 

Sedangkan MAR dan AIY ditangkap di daerah Bireuen. Untuk tersangka HAR ditangkap di Suka Makmur, Jumat (9/4/2021).

Dalam penangkapan itu, dari tersangka IN petugas mengamankan 530 gram narkotika jenis sabu, satu unit handphone dan satu unit sepeda motor Yamaha Vixion.

Sedangkan dari tersangka MAR diamankan delapan bungkus sabu dengan berat 6.235 gram dan dua unit pesawat handphone. 

Selanjutnya, dari tersangka AIY diamankan narkoba jenis sabu dengan berat 2,86 gram, satu unit handphone dan satu pucuk senjata api rakitan jenis FN bersama satu butir peluru.

Menurut Kapolres Aceh Besar, AKBP Riki Kurniawan SIK MH, Kamis (8/4/2021) sekira pukul 21.00 WIB petugas berhasil mengamankan tersangka IN dan dari tangan tersangka petugas berhasil menemukan narkotika 530 gram.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved