Breaking News:

15 Menteri Layak Reshuffle Menurut Riset IPO, Yasonna Laoly Paling Atas

IPO sendiri mengeluarkan nama-nama menteri dengan kinerja memuaskan, hingga daftar menteri dengan kinerja mengecewakan hingga layak reshuffle.

WAHYU PUTRO A
Presiden Joko Widodo didampingi Wapres Maruf Amin memperkenalkan jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju di tangga beranda Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/10/2019). (WAHYU PUTRO A) 

SERAMBINEWS.COM - Inilah daftar 15 menteri yang layak direshuffle menurut riset yang dilakukan Lembaga survei Indonesia Political Opinion (IPO), ada Yasonna Laoly hingga Luhut Binsar Panjaitan.

IPO sendiri mengeluarkan nama-nama menteri dengan kinerja memuaskan, hingga daftar menteri dengan kinerja mengecewakan hingga layak reshuffle.

Daftar ini diungkapkan dalam diskusi bertajuk "Evaluasi Kabinet dan Peta Politik 2024" oleh Dedi Kurnia Syah, Direktur Eksekutif IPO dalam YouTube MNC Trijaya pada Sabtu (10/4/2021).

Survei tersebut diketahui berjalan pada 10 Maret hingga awal April 2021 dan melibatkan 1.200 responden.

Tingkat akurasi data 97 persen dan persentase eror dalam pengambilan sampel 2,5 persen.

Tim survei mengambil sampel menggunakan metode multistage random sampling.

Sebagai informasi, nama Yasonna Laoly muncul sebagai menteri yang dianggap paling layak di-reshuffle.

Kemudian muncul nama Ida Fauziah yang saat ini menjabat sebagai Menteri Ketenagakerjaan.

Dedi juga mengatakan, nama-nama yang keluar ini berkaitan dengan program-program saat masa pandemi Covid-19.

Baca juga: Hidayat Bunuh Pacar Waria, Murka Diminta Lakukan Ini saat Berhubungan Sesama Jenis di Kuburan Cina

Baca juga: Lowongan Kerja di Badan Pengelola Keuangan Haji, Ada 28 Posisi untuk Diisi, Ini Syaratnya

"Ini kalau diasumsikan atau dikaji lebih dalam, nama-nama ini (yang dianggap layak reshuffle) sebetulnya adalah nama-nama yang berkaitan dengan program-program selama pandemi," ungkap Dedi.

Halaman
1234
Editor: Amirullah
Sumber: TribunnewsWiki
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved