Breaking News:

Warga Temukan Kerangka di Kebun Karet, Diduga Musliadi yang Sudah 43 Hari Menghilang

Warga menemukan sesosok jasad manusia yang nyaris tinggal kerangka di perkebunan kelapa sawit di Desa Sawang Mane, Kecamatan Seunagan Timur,

Foto kiriman warga
Tim mengevakuasi penemuan kerangka manusia di Desa Sawang Mane, Kecamatan Seunagan Timur, Nagan Raya, Selasa (13/4/2021) siang 

SUKA MAKMUE - Warga menemukan sesosok jasad manusia yang nyaris tinggal kerangka di perkebunan kelapa sawit di Desa Sawang Mane, Kecamatan Seunagan Timur, Nagan Raya, Selasa (13/4/2021) siang. Masyarakat menduga kerangka yang ditemukan itu adalah Musliadi (23) warga Desa Alue Tho, Kecamatan Seunagan, yang sudah 43 hari hilang.

Informasi yang diperoleh Serambi, sejumlah warga yang sedang berburu rusa menemukan kerangka manusia di atas tanah. Temuan itu lalu dilaporkan warga ke polisi dan TNI.

Guna memastikan kerangka tersebut, tim Polres dan Polsek Seunagan Timur turun ke lokasi dengan menyeberangi Krueng Nagan. Turut hadir Kasat Reskrim AKP Machfud didampingi Kapolsek Seunagan Timur Ipda Very Syahputra.

Selain itu dikerahkan ambulans dari PMI, Puskesmas Uteun Pulo, dan PSC119 ke lokasi. Warga dan aparatur desa juga datang ke lokasi karena penasaran dengan kerangka itu. Orang tua dari Musliadi, warga yang dilaporkan hilang selama ini, juga turut didatangkan ke lokasi temuan kerangka.

Setelah mengecek jasad yang tinggal tulang belulang itu, pihak keluarga meyakini bahwa kerangka tersebut adalah Musliadi. Hal itu terlihat dari pakaian yang digunakan. Keluarga mengakui bahwa selama ini Musliadi mengalami sakit lambung serta gangguan kejiwaan.

Kapolres Nagan Raya, AKBP Risno SIK melalui Kapolsek Seunagan Timur, Ipda Very Syahputra SH yang dikonfirmasi Serambi, kemarin mengakui adanya penemuan kerangka manusia di kebun karet. "Kerangka yang ditemukan itu diduga korban yang sudah 43 hari menghilang," jelasnya.

Dijelaskan, keluarga dari alamarhum juga mengakui bahwa sosok kerangka tersebut adalah anak mereka yang hilang. Korban yang menderita gangguan kejiwaan itu sejak 43 hari lalu pergi dari rumah dan diketahui rimbanya.

Setelah mengevakuasi jasad yang nyaris tinggal kerangka di perkebunan kelapa sawit di Desa Sawang Mane, Kecamatan Seunagan Timur, Nagan Raya, petugas lalu membawanya ke RSUD Sultan Iskandar Muda (SIM) Nagan Raya guna divisum. Setelah ada kepastian, baru kerangka tersebut bisa dibawa pulang keluarga untuk dikebumikan. "Untuk memastikan kasus itu perlu dilakukan visum di rumah sakit," kata Kapolsek Seunagan Timur, Ipda Very Syahputra SH.(riz)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved