Breaking News:

Ramadhan

Telat Bangun, Makan dan Minum saat Sahur Telah Masuk Waktu Imsak, Bolehkah Dilakukan?

Seringkali, seseorang terlambat bangun untuk makan sahur hingga akhirnya ketika makan tiba-tiba sirine waktu imsak telah berbunyi.

SHUTTERSTOCK
Ilustrasi - Makan sahur 

Seringkali, seseorang terlambat bangun untuk makan sahur hingga akhirnya ketika makan tiba-tiba sirine waktu imsak telah berbunyi.

 SERAMBINEWS.COM - Ummat islam sedunia saat ini sedang menjalani puasa Ramadhan.

Banyak hal ingin diketahui supaya puasa bisa melaksanakan ibadah ini dengan maksimal.

Hukum makan dan minum sahur setelah Imsak hingga menuju azan subuh kerap dipertanyakan oleh sebagian orang saat menjalani ibadah puasa di bulan Ramadhan.

Seringkali, seseorang terlambat bangun untuk makan sahur hingga akhirnya ketika makan tiba-tiba sirine waktu imsak telah berbunyi.

Sebagian orang ada yang langsung berhenti untuk makan sahur, namun sebagian ada pula yang melanjutkan makannya meski waktu imsak telah lewat dan baru berhenti sesaat sebelum azan subuh berkumandang.

Baca juga: Simak, Keutamaan Bulan Ramadhan dan Amalan Sunnah yang Bisa Dilakukan

Baca juga: Airlangga Hartarto: Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah Tingkatkan Pemulihan Ekonomi

Baca juga: Tukang Ojek Tewas Ditembak KKB Usai Mengantar Penumpang, Ini Kronologisnya

Lantas bagaimana hukum makan dan minum sahur atau bersantap sahur meski waktu Imsak telah lewat ?

Dosen Fakultas Syariah IAIN Surakarta, Shidiq M.Ag menjelaskan, waktu imsak yang dipraktikkan pada masyarakat Indonesia ini mengacu pada kehati-hatian agar tidak terlewat batas saat melakukan santap sahur.

Biasanya, jadwal Imsak di Indonesia diterapkan dengan mengatur waktu sekitar 10 menit sebelum azan subuh dikumandangkan.

"Pada prinsipnya setelah imsak itu kita masih boleh makan dan minum, mengapa demikian, karena imsak yang dipraktekkan oleh masyarakat di Indonesia itu sebetulnya bukan menandakan masuknya waktu fajar."

"Padahal masa menahan dari makan dan minum itu menurut mayoritas ulama atau jumhur ulama' itu mulai berlaku setelah terbitnya fajar," kata Shidiq.

Halaman
123
Editor: Nur Nihayati
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved