Breaking News:

Berita Banda Aceh

Polisi Intensif Tertibkan Balapan Liar, Ini Penegasan dan Pengharapan Kapolresta untuk Orang Tua

Motor-motor tersebut akan dilepas kembali pada waktu yang sudah ditentukan, setelah orang tua membuat perjanjian untuk membina anak-anaknya.

FOR SERAMBINEWS.COM
Anak-anak yang terlibat balapan liar dibawa bersama sepeda motornya ke Polresta Banda Aceh, Kamis (15/4/2021). Sepeda motor yang terlibat dalam balapan liar yang meresahkan warga dalam melaksanakan ibadah puasa dan beraksi di subuh hari tersebut akan ditahan dalam waktu yang lama sebagai efek jera bagi para remaja yang terlibat dalam balapan liar. 

Motor-motor tersebut akan dilepas kembali pada waktu yang sudah ditentukan, setelah orang tua membuat perjanjian untuk membina anak-anaknya.

Laporan Misran Asri | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Kepolisian menegaskan sepeda motor (sepmor) yang dijaring di arena balapan liar akan ditahan lebih lama, baik kendaraan milik para pemain atau penonton.

Hal itu untuk menekan dan mengurangi aksi balapan liar terus berlanjut di saat masyarakat sedang melaksanakan ibadah shalat tarawih dan pada subuh hari.

Motor-motor tersebut akan dilepas kembali pada waktu yang sudah ditentukan, setelah orang tua membuat perjanjian untuk membina anak-anaknya serta melengkapi semua kelengkapan surat kendaraan dan membawa surat-surat dari muspika tempat anak tersebut berdomisili.

Demikian ditegaskan Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto SIK yang dihubungi Serambinews.com, Jumat (16/4/2021).

Baca juga: Petugas Satpol PP Kota Banda Aceh Kewalahan Tertibkan Gepeng, Ini Kondisi yang Dirasakan di Lapangan

Baca juga: Wanita 32 Tahun Nekat Terjun dari Lantai 3 Ruko di Medan, Tewas dengan Posisi Telungkup

Menurutnya, selama ini petugas kepolisian terus bekerja optimal dan menindak tegas para remaja dan pemuda yang terlibat dalam aksi balapan liar maupun para penonton yang turut berada di arena balapan, baik di Jalan Mr Muhammad Hasan, kawasan pelabuhan Ulee Lheue dan sejumlah lokasi lainnya.

Namun, upaya 'menghalau' yang dilakukan personel kepolisian tidak akan maksimal, tanpa ada keterlibatan orang tua dan keluarga dari si anak.

"Kami tegaskan motor para pembalap liar dan milik penonton yang terjaring di arena balapan liar dan sangat meresahkan masyarakat itu hanya boleh diambil oleh orang tuanya dengan membawa kelengkapan surat kendaraan dan surat dari muspika," tegas Kapolresta.

Lalu, membawa semua kelengkapan spare part motor yang sudah dibongkar dan dipasang kembali dalam kondisi standar.

Baca juga: 4 Tewas dan 17 Lainnya Luka-luka Akibat Ledakan Mematikan di Kota Sadr Irak

Baca juga: Italia Kerahkan Pasukan ke Libya, Menhan Nilai Masuk Strategi Nasional

Halaman
12
Penulis: Misran Asri
Editor: Ibrahim Aji
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved