Breaking News:

Berita Banda Aceh

Petugas Satpol PP Kota Banda Aceh Kewalahan Tertibkan Gepeng, Ini Kondisi yang Dirasakan di Lapangan

Sejauh mereka masih melakukan aksinya meminta-minta dari pengguna jalan dan masyarakat tetap akan kita tertibkan dan kita bawa lagi ke rumah singgah.

FOR SERAMBINEWS.COM
Tunawisma tidur di emperan kawasan wisata kuliner Peunayong, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, Kamis (15/4/2021). Selanjutnya, delapan pria dan wanita dewasa serta tiga anak-anak mereka yang masih di bawah umur dibawa ke Rumah Singgah Dinsos Kota Banda Aceh, di Lamjabat, Kecamatan Meuraxa. 

Sejauh mereka masih melakukan aksinya meminta-minta dari pengguna jalan dan masyarakat tetap akan kita tertibkan dan kita bawa lagi ke rumah singgah.

Laporan Misran Asri | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Petugas Satpol PP dan WH Kota Banda Aceh kewalahan menertibkan para gelandangan dan pengemis (Gepeng) yang ditertibkan di sejumlah lokasi di Banda Aceh.

Pasalnya, setelah terjaring para tunawisma tersebut dibawa ke Rumah Singgah Dinas Sosial Kota Banda Aceh, di Gampong Lamjabat, Kecamatan Meuraxa.

Namun, mirisnya dua atau tiga hari kemudian, para gepeng tersebut sudah kembali lagi ke jalan dan melakukan kembali aktivitasnya menjadi peminta-minta yang dijumpai di setiap sudut kota dan persimpangan jalan.

Plt Kasatpol PP dan WH Kota Banda Aceh, Heru Triwijanarko SSTP MSi yang dihubungi Serambinews.com, Jumat (16/4/2021) mengatakan para gepeng yang ditertibkan itu wajah-wajah lama dan sudah berulang kali dijaring dan dibawa ke rumah singgah.

Tapi, kenyataannya setelah dilakukan pembinaan di sana, mereka tetap kembali lagi ke jalan.

Baca juga: Wanita Ini Buang Bayi hingga Dimakan Anjing, Sempat Tidur dengan Mayat Bayi, Pacar Kabur Usai Lahir

Baca juga: Dianiaya Ayah Pasien, Perawat RS Siloam Palembang Alami Trauma, Pelaku Harus Ditindak Tegas

"Sejauh kita lihat mereka masih melakukan aksinya meminta-minta dari pengguna jalan dan masyarakat tetap akan kita tertibkan dan kita bawa lagi ke rumah singgah. Kalau boleh dikatakan, mereka yang terjaring itu orang-orang yang sama dan beberapa hari ke depan akan terlihat lagi melakukan aktivitasnya," kata Heru.

Sepertinya pembinaan di rumah singgah yang menekankan para gepeng tersebut untuk tidak mengusik kenyamanan dan ketentraman warga dan pengguna jalan sudah tidak ampuh lagi.

Berbagai upaya dan langkah-langkah strategis pun lanjut Heru terus dicari agar persoalan gepeng di Kota Banda Aceh teratasi.

Baca juga: 4 Tewas dan 17 Lainnya Luka-luka Akibat Ledakan Mematikan di Kota Sadr Irak

Baca juga: Italia Kerahkan Pasukan ke Libya, Menhan Nilai Masuk Strategi Nasional

"Kemarin (Kamis-red), satu kelompok tidur di emperan di tepi kali Kuliner Peunayong. Delapan di antaranya dewasa dan tiga di antaranya anak-anak mereka yang ikut dibawa serta. Setelah kami amankan, seluruhnya kita bawa ke Rumah Singgah Dinsos di Lamjabat," sebut Heru.

Plt Kasatpol PP dan WH Kota Banda Aceh ini pun berharap kerja sama semua pihak dan lintas sektor.

Karena, tanpa dukungan semua pihak, sulit untuk mengatasi persoalan gepeng di Kota Banda Aceh.

"Harapan kami terhadap berbagai persoalan bisa teratasi, terutama berkenaan dengan gepeng semoga ada solusinya. Insya Allah, kami akan intens bergera setiap hari dan melaksanakan penertiban," tutup Heru Triwijanarko.(*)

Baca juga: Presiden Lebanon Tuntut Israel Hentikan Eksplorasi Migas di Lepas Pantai Negaranya

Baca juga: Simak Trik Miss Interglobal Aceh 2021 Menjaga Kebugaran Selama Bulan Puasa

Baca juga: Palestina Kecam Inggris, Menolak Penyelidikan Kejahatan Perang Israel Oleh Jaksa ICC

Penulis: Misran Asri
Editor: Ibrahim Aji
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved