Kamis, 16 April 2026

Penganiaya Perawat RS Siloam Akhirnya Minta Maaf, Mengaku Emosi Sesaat

Pria yang menganiaya perawat RS Siloam Sriwijaya Palembang akhirnya meminta maaf dan menyesali perbuatan, mengaku emosi karena tak terima.

Editor: Amirullah

SERAMBINEWS.COM  - Akhirnya, pria yang menganiaya perawat RS Siloam Sriwijaya Palembang akhirnya meminta maaf dan menyesali perbuatannya.

Pria tersebut mengaku saat kejadian tersebut sedang emosi.

JT (38) nekat menganiaya CRS seorang perawat RS Siloam, pada Kamis (15/4/2021) sekira pukul 16.50 WIB.

Ditemui saat press release di Polrestabes Palembang, JT mengatakan mendengar anaknya menangis pada saat pulang dari RS Siloam ia emosi.

"Saya emosi hingga nekat mendatangi perawat tersebut di RS tersebut," ujarnya Sabtu (17/4/2021).

Pengusaha sparepart mobil dan motor di Kecamatan Kayu Agung, Kabupaten OKI ini menjelaskan, yang membuatnya tambah emosi karena ia harus bolak balik menjenguk anaknya di RS tersebut, ditambah lelah bekerja.

"Anak saya sudah empat hari dirawat di sana dan saya harus bolak balik untuk menjenguknya. Mendengar infus anak saya dilepas hingga anak saya menangis saya tidak terima," katanya, seperti yang TribunNewsmaker.com kutip dari TribunSumsel berjudul : BREAKING NEWS, Penganiaya Perawat RS Siloam Minta Maaf, Sebut Emosi Sesaat

Sambil menundukan kepala pelaku menyesali perbuatannya.

Baca juga: Dianiaya Ayah Pasien, Perawat RS Siloam Palembang Alami Trauma, Pelaku Harus Ditindak Tegas

JT ditemui saat press release di Polrestabes Palembang, Sabtu (17/4/2021). (TribunSumsel/ Pahmi Ramadhan)
"Saya emosi sesaat dan saya menyesali perbuatan saya, saya benar-benar minta maaf kepada korban dan pihak RS Siloam," tutupnya.

Informasi yang dihimpun anak pelaku mengidap penyakit radang paru-paru.

Sebelumnya diberitakan, JT pelaku penganiayaan terhadap CRS.

S berhasil diamankan Unit Reskrim Polrestabes Palembang ditempat persembunyiaanya, Jumat (16/4/2021) malam.

"Benar pelaku berhasil diamankan di tempat persembunyiaanya di Ogan Komring Ilir (OKI), ujar Kasat Reskrim Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi ketika di konfrimasi, Jumat (16/4/2021.

Pantuan di lapangan, pelaku tiba di Polrestabes Palembang sekira pukul 22.30 WIB.

Terlihat pada saat di bawa menuju ruangan Unit Pidsus Polrestabes Palembang, pelaku menggunakan topi putih dan baju berkera warna biru dongker.

Baca juga: Perawat Dianiaya Orangtua Pasien, Korban Berlutut agar Pelaku Tak Marah, Malah Ditendang Perut

Sumber: TribunNewsmaker
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved