Senin, 4 Mei 2026

Bercanda Berujung Maut, Seorang Pria Tewas Terjepit Lift Usai Keluarkan Kepalanya

Korban diketahui bernama Obet Tamo Ama (33). Ia meninggal dunia dalam kondisi leher terjepit pembatas lift di tempatnya bekerja.

Tayang:
Editor: Amirullah
indiatvnews.com
Ilustrasi jenazah 

SERAMBINEWS.COM - Seorang pekerja gudang Victory Plastik di Jalan Kyai Tambak Deres 292, Kenjeran, Surabaya, Jawa Timur tewas terjepit pembatas lift, Sabtu (17/4/2021), sekitar pukul 07.58 WIB.

Korban diketahui bernama Obet Tamo Ama (33).

Ia meninggal dunia dalam kondisi leher terjepit pembatas lift di tempatnya bekerja.

()

Petugas saat mengevakuasi jasad pekerja yang terjepit lift di gudang Victory Plastic Kenjeran Surabaya, Sabtu (17/4/2021). (Surya/ istimewa)

Kematian korban asal Katuku Talu, Wewewa Timur, Sumba Barat Daya, NTT itu dibenarkan Kanit Reskrim Polsek Kenjeran Surabaya, Iptu Soeriyadi.

Ia mengatakan, jika jenazah korban sudah dievakuasi ke kamar mayat RSU dr Soetomo Surabaya untuk keperluan visum.

"Iya, tadi sudah dievakuasi dibantu sama teman-teman dari Linmas dan PMI juga. Ini masih nunggu dari pihak keluarga korban datang," kata Soeriyadi, Sabtu (17/4/2021).

Hasil pemeriksaan saksi, sebelum korban ditemukan meninggal dunia, korban dan teman kerjanya hendak menurunkan barang dari lantai dua melalui lift.

Baca juga: Ini Batas Akhir Pendaftaran Sekolah Kedinasan STIS 2021, Lengkap Formasi, Syarat dan Biaya Seleksi

Baca juga: Ternyata Jozeph Paul Zhang Kerap Bicara Islam, Sebut Dimana Ada Islam Disitu Peradaban Hancur

Sebelum lift turun, korban sempat bercanda dengan temannya itu sambil mengeluarkan kepalanya ke pintu lift.

Saat lift mulai jalan, leher korban terjepit hingga akhirnya meninggal dunia seperti dikutip dari surya.co.id dengan judul Disebut Gara-Gara Guyon, Pekerja Gudang di Surabaya Meninggal, Lehernya Terjepit Pembatas Lift.

Teman korban yang mengetahui kejadian tersebut langsung meminta bantuan managernya, hingga kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian.

"Dari keterangan teman kerjanya karena bercanda mengeluarkan kepala dari pintu lift. Ini masih kami dalami lagi penyebabnya apa. Sambil menunggu hasil visum keluar," tandasnya.

Baca juga: Bela TJ, Selebgram Ratu Entok Sebut Perawat Kerap Bedakan Pasien: Sama Orang Miskin Angkuh

Calon Pengantin Wanita Tewas Terjepit Lift

Di tempat lain, seorang calon pengantin perempuan di Sumatera Utara harus meregang nyawa dia hari ia akan menjalani seserahan untuk pernikahannya.

Widia Wati (24) warga Desa Tanjung Purba Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deliserdang meninggal dunia jelang hari pernikahannya.

Perempuan yang bekerja sebagai pegawai swasta di salah satu showroom sepeda motor di kawasan Tanjung Morawa itu tewas di tempatnya bekerja.

()

KORBAN Widia Wati (kanan) semasa hidupnya bersama calon suami. (Istimewa via Tribunnews)

Informasi yang didapat ia tewas akibat terjepit lift di lokasi kerja, Sabtu (16/1/2021).

"Rencananya mau nikah tanggal 29 Januari dan tanggal 30 resepsi di rumahnya.

Kalau keluarga tahunya korban meninggal karena terjepit lift," ucap Kepala Desa Tanjung Baru, Azman Ginting yang ditemui di rumah duka, Minggu (17/1/2021).

Baca juga: Gadis 15 Tahun yang Disetubuhi Anak Anggota DPRD Terkena Penyakit Kelamin, Korban Alami Pendarahan

Azman Ginting menyebut pihak keluarga tahu korban meninggal setelah dibawa oleh pihak perusahaan ke rumah sakit Grand Med Lubukpakam. Korban merupakan anak pertama dari empat bersaudara.

Sementara itu calon pengantin pria, Sandri Sinaga tampak begitu terpukul akibat kejadian ini.

Padahal hari dimana korban dimakamkan sebenarnya adalah hari untuk seserahan.

"Hari ini pukul 13.00 sebenarnya jadwal seserahan. Ya karenakan memang sudah dekat.

Kalau calon prianya namanya Sandri Sinaga warga saya juga dia tinggal di dusun IV," kata Azman Ginting.

Informasi yang dikumpulkan, Widia Wati dan calon suaminya sudah membuat foto prewedding.

Hal ini juga terlihat diakun Facebook miliknya.

Peristiwa yang dialami oleh korban ini pun kini menjadi perbincangan banyak warga.

Warga menyebut korban selama ini dikenal sebagai perempuan yang baik.

Jajaran Kepolisian yang dikonfirmasi mengaku belum ada mendapat laporan terkait kasus ini.

"Dimana kejadiannya?

Belum ada kita dapat laporan," kata Kapolsek Tanjung Morawa, AKP Sawangin Manurung.

Calon Pengantin minum racun

Sebelumnya, di Sulawesi Utara, seorang calon pengantin wanita tewas sehari menjelang akad nikahnya.

Anehnya, calon suami tak kunjung datang bahkan saat prosesi pemakaman.

Menurut info, calon pengantin tersebut tewas meminum racun.

"Saya tanya anak saya di mana, dia bilang di rumah sakit, kemudian saya tanya, anak saya minum racun di mana, dia bilang tidak tahu," jelasnya.

Gamri kemudian terus ke RSUD Kotamobagu tempat anaknya dirawat.

"Saya sampai, anak saya hanya sendirian," jelasnya.

()

Tiara Permadani Gamri meninggal dunia jelang akad nikah pada Senin (30/11). Anehnya, calon suami tak kunjung datang bahkan saat prosesi pemakaman.

Ya Gamri Maming mengatakan, anaknya tersebut pergi ke Bakan untuk mengantarkan baju pengantin pria untuk calon suaminya tersebut.

Namun beberapa saat kemudian, ia mendapatkan kabar dari sahabat anaknya, bahwa Tiara berada di rumah sakit.

"Katanya lantaran minum racun," jelasnya.

Ia kemudian ke RSUD Kotamobagu, namun dalam perjalanan dekat rumah sakit, bertemu dengan calon suami anaknya.

Namun sayang, anak perempuannya itu meninggal dunia malam sebelum hari pernikahannya.

Anehnya, sang calon suami tak kunjung datang.

Pun saat pemakaman jenazah Tiara Permadani Gamri.

Merasa janggal dengan kejadian tersebut, orang tua Tiara melapor ke Polres Kotamobagu, Senin (30/11/2020) usai pemakaman sang anak.

AKBP Prasetya Sejati Kapolres Kotamobagu mengatakan, laporan sudah diterima, dan sekarang sementara dilakukan penyelidikan.

"Kita sudah lakukan visum terhadap jenazah korban, belum diketahui apakah penyebabnya," jelasnya.

Ya calon pengantin wanita bernama Tiara Permadani Gamri yang berada di Kotamobagu, Sulawesi Utara (Sulut) meninggal dunia sehari jelang pernikahannya.

Gadis berusia 17 tahun itu meninggal jelang akad nikah.

Rumah untuk dijadikan rumah tempat berlangsungnya pernikahan berubah menjadi rumah duka.

Tiara Permadani Gamri meninggal dunia pada malam sebelum digelarnya akad dan resepsi nikah.

Pantauan Tribunmanado.co.id, pelaminan sudah berhias bunga yang sangat indah, kanopi pun sudah siap meneduhi tamu undangan yang akan hadir.

Rencananya, Senin 30 November 2020 pagi kemarin, Tiara akan mengikat janji sehidup semati bersama Ilham calon suaminya di hadapan penghulu, dan siangnya resepsi.

Namun, rencana tersebut pupus, lantaran Tiara mengembuskan nafas terakhirnya pada Minggu (29/11/2020) malam di RSUD Kotamobagu.

Dari informasi yang didapat, Tiara sudah berada di RSUD Kotamobagu sejak Sabtu.

Di media sosial baik Facebook, WhatsApp hingga Instagram, terpantau Selasa 1 Desember 2020, sejak Senin kemarin ramai dengan orang yang membagikan kabar duka ini.

(Surya/ Firman Rachmanudin)

Artikel ini telah tayang di Tribunmataram.com dengan judul Bercanda Berujung Bencana, Pria di Surabaya Tewas Terjepit Seusai 'Guyon' Keluarkan Kepala dari Lift

Baca juga: Sejarah Dayah BUDI Lamno dan Bangkit dari Dahsyatnya Tsunami Aceh

Baca juga: Pengakuan Istri Pelaku Penganiaya Perawat: Merasa Dipojokkan karena Informasi Tak Berimbang

Sumber: Tribun Mataram
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved