Breaking News:

Berita Banda Aceh

Wow, Distanbun Aceh Kembangkan 1.000 Hektare Bunga di Aceh Tengah, Kalahkan Cabai dan Bawang Merah

Buktinya melalui melalui APBN 2021, Distanbun Aceh mengembangkan penanaman 1.000 hektare bunga atau tanaman hias di Aceh Tengah. 

YOUTUBE SERAMBI ON TV
Harganya mulai dari Rp 50 juta, bahkan ada Janda Bolong yang laku dengan angka Rp 100 juta. 

Buktinya melalui melalui APBN 2021, Distanbun Aceh mengembangkan penanaman 1.000 hektare bunga atau tanaman hias di Aceh Tengah.  

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Selama masa pandemi Covid-19, bunga atau tanaman hias sudah menjadi tren di masyarakat, termasuk di Aceh. 

Bahkan sudah menjadi ladang bisnis baru yang harganya beragam, ratusan bahkan jutaan ribu rupiah. 

Tak tanggung-tanggung, Dinas Pertanian dan Perkebunan atau Distanbun Aceh memanfaatkan peluang bisnis ini untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat. 

Buktinya melalui melalui APBN 2021, Distanbun Aceh mengembangkan penanaman 1.000 hektare bunga atau tanaman hias di Aceh Tengah.  

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan atau Kadistanbun Aceh, Ir Cut Huzaimah MP melalui Kabid Hortikulturanya, Ir Chairil MP, menyampaikan hal ini kepada Serambinews.com di Banda Aceh, Minggu (18/4/2021). 

Ir Chairil merincikan ada empat jenis tanaman yang dikembangkan melalui sumber APBN 2021 ITU, yakni cabai merah 100 hektare di Bener Meriah, Bireuen, Gayo Lues, dan Aceh Besar.

Pasalnya, iklim di keempat daerah itu cocok untuk pengembangan tanaman cabai merah.

"Di masing-masing kabupaten itu seluas 25 hektare,” kata Ir Chairil.  

Masih di empat kabupaten itu, kata Ir Chairil juga dikembangkan 60 hektare bawang merah atau masing-masing kabupaten 15 hektare. 

Halaman
123
Penulis: Herianto
Editor: Mursal Ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved