Breaking News:

Serambi Spiritual

Akhlak Mulia Penyebab Terbanyak Kedua Masuk Surga, Simak Penjelasan Ustadz Masrul Aidi

Jadi benar-benar semua praktik ibadah itu berorientasi untuk pembinaan dan pembentukan serta peningkatan kapasitas Akhlakul Karimah.

SERAMBINEWS.COM
Ust Masrul Aidi dalam Program Serambi Spiritual dengan tema: Puasa Membentuk Akhlakul Karimah, Senin (19/4/2021) 

SERAMBINEWS.COM – Akhlak mulia merupakan salah satu faktor utama penyebab masuknya seorang mukmin ke dalam surga.

Karena itu, orientasi setiap ibadah di dalam Islam itu adalah untuk pembentukan akhlak atau karakter yang baik.

Terbentuknya karakter atau akhkal yang mulia ini juga menjadi salah satu tujuan dari dijawibkannya ibadah puasa kepada umat Islam pada bulan suci Ramadhan. 

Dalam sebuah hadits Rasulullah Muhammad SAW bersabda “Barang siapa yang puasanya itu tidak mencegah ia dari berucap yang buruk-buruk dan mengamalkannya, maka Allah SWT tidak memerlukan ia menahan lapar dan dahaga”.

"Jadi benar-benar semua praktik ibadah itu berorientasi untuk pembinaan dan pembentukan serta peningkatan kapasitas akhlakul karimah," ungkap Ustadz Masrul Aidi Lc saat mengisi kajian bertema "Puasa Membentuk Akhlakul Karimah" program Serambi Spiritual, di Studio Serambi FM Banda Aceh, Senin (19/4/2021).

Pimpinan Dayah Babul Maghfirah Cot Keu'eung, Kuta Baro, Aceh Besar ini menambahkan, dulu para sahabat Nabi disifatkan sebagai “orang yang beriman itu tidak pernah merasa kenyang dari kebaikan-kebaikan sampai berakhir masuk ke dalam surga”.

Ustaz Masrul Aidi kemudian menceritakan kisah ketika sahabat Nabi, Abu Musa al-Asyari bertanya kepada Rasul tentang apa yang paling banyak menjadi penyebab orang-orang masuk ke dalam surga.

"Apa kata Nabi? Bahwa perkara yang paling banyak mendorong manusia masuk ke dalam surga adalah, yang pertama Taqwa kepada Allah dan yang kedua adalah akhlak yang baik," ujar Masrul Aidi mengutip Hadits Nabi SAW.

Baca juga: Duh, Warga Lebanon Menghadapi Ramadhan yang Sulit Lantaran Harga Makanan Meroket

"Maka dari itu, momentum puasa Ramadhan benar-benar sebagai sekolah untuk menjadi pembentukan akhlak," ujarnya.

Ia menambahan, ada banyak faktor jika seseorang belum mencapai akhlakul karimah, yang paling utama itu terlihat bahwa kita tidak menjaga standar skala prioritas di dalam menjalankan ibadah.

Halaman
1234
Penulis: Agus Ramadhan
Editor: Zaenal
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved