Breaking News:

Berita Aceh Timur

BPMA dan Medco Paparkan Penanganan Warga Terdampak Bau Gas ke DPRA

Hasil pengukuran kualitas udara di desa tersebut, tidak ditemukan bau gas dan parameter SO2, H2S, dan CH4 di udara terbaca NOL atau normal.

Foto kiriman warga
Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) bersama PT Medco E&P Malaka (Medco Malaka) memaparkan hasil penanganan teknis dan non teknis terhadap warga Desa Panton Rayeuk T, Kecamatan Banda Alam, Aceh Timur, yang terdampak bau gas yang diduga berasal dari asap suar kegiatan perawatan sumur AS-11 di Blok A, kepada DPR Aceh di Banda Aceh, Senin (19/4/2021) 

Laporan Seni Hendri | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) bersama PT Medco E&P Malaka (Medco Malaka) memaparkan hasil penanganan teknis dan non teknis terhadap warga Desa Panton Rayeuk T, Kecamatan Banda Alam, Aceh Timur,  yang terdampak bau gas yang diduga berasal dari asap suar kegiatan perawatan sumur AS-11 di Blok A, kepada DPR Aceh di Banda Aceh, Senin (19/4/2021. 

BPMA dalam rapat ini menyampaikan bahwa penanganan kejadian selalu mengutamakan keselamatan dan kesehatan masyarakat dan lingkungan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) Medco Malaka.

Pada rapat ini, BPMA bersama Medco Malaka juga menyampaikan hasil survei pemantauan gas di lokasi sumur AS-11, AS-9A, AS-12 dan area pemukiman Desa Panton Rayeuk T dan sekitarnya oleh Dinas Lingkungan Hidup Aceh Timur bersama Medco Malaka

Hasil pengukuran kualitas udara di desa tersebut pada Senin (12/4/2021), tidak ditemukan bau gas dan parameter SO2, H2S, dan CH4 di udara terbaca NOL atau normal. 

Mengacu hasil ini, warga desa telah kembali ke rumah pada Rabu pagi (14/4). 

Sementara itu, saat ini tim independen dari Universitas Syiah Kuala tengah diturunkan untuk terus melakukan pengkajian kualitas udara di area operasi Medco Malaka dan pemukiman masyarakat sekitarnya.

Baca juga: Satu Lagi Pemain Persiraja Pergi, Adam Mitter tak Kembali: Saya Sekarang Penggemar Persiraja

Baca juga: Dua Remaja Pencari Sumbangan Ditangkap Warga Gampong Baro, Kedapatan Membeli Mi di Siang Hari

Baca juga: VIDEO Masjid Ridha Jeumpa Bireuen Dibangun Tahun 1960, Dulunya dari Kayu Sekarang Berubah Megah

Baca juga: VIDEO - Giliran Chad, Tetangga Libya Bergolak, Militer Pemerintah Lumpuhkan 300 Pemberontak

Pada proses penanganan warga terdampak, Medco Malaka menyalurkan kebutuhan logistik, pemberian dana kompensasi tidak dapat bekerja, kebutuhan perayaan meugang, mendampingi dan menanggung biaya perawatan warga di rumah sakit. 

“Saat ini, perusahaan terus memonitor kondisi sekitar area operasi dan mendirikan pusat penerimaan keluhan warga. Kami sangat berterima kasih atas dukungan semua pihak dan juga terus berkoordinasi dengan Aparat di Aceh dan Aceh Timur,” ujar General Manager Medco E&P Malaka Susanto. 

Sejak pertama kali laporan diterima, BPMA terus memonitor dan memberikan arahan kepada Medco dan mengirimkan perwakilan untuk berkoordinasi langsung di lapangan.

 “BPMA akan terus memastikan dan memonitor proses pengkajian kejadian ini bersama pihak independen dan instansi terkait lainnya,” ujar Kepala BPMA Teuku Muhammad Faisal.(*)

Penulis: Seni Hendri
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved