Breaking News:

Serambi Pendidikan

Mahasiswa Universitas Pertamina Juara Riset Karena Kerap Magang Industri

Menurut Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), pada tahun 2021, konsumsi BBM nasional diperkirakan mencapai 75,27 juta kilo liter (kL).

Editor: IKL
For Serambinews.com
Kunjungan Lapangan Mahasiswa Program Studi Teknik Geofisika Universitas Pertamina ke Pusat Panas Bumi di Wilayah Kamojang 

"Hasil perhitungan keekonomian proyek selama 30 tahun yang telah disusun oleh tim, menunjukkan bahwa dengan biaya Capital Investment Cost sebesar 361,500,000 USD proyek akan menghasilkan Internal Rate of Return (IRR) sebesar 8,324%,” lanjutnya.

Bersama anggota tim lainnya, M. Fadil Akhwan, dan  Gadis Wahyu Ramadhani, Dies mengungkapkan bahwa penting untuk melakukan sosial dan edukasi kepada masyarakat di sekitar lokasi proyek mengenai potensi energi geothermal.

Sumber EBT ini, lanjutnya, masih belum banyak diketahui oleh masyarakat. Tidak lupa, tim juga mempertimbangkan aspek safety. Proyek dijalankan dengan mematuhi peraturan pemerintah, serta unsur ramah lingkungan.

Baca juga: Korban Selamat Pengungsi Ethopia di Yaman, Menceritakan Kembali Kengerian Jadi Tahanan Milisi Houthi

Baca juga: Miftahul Hamdi Pamit dari Persiraja, Kemana Pemain Timnas Ini Berlabuh?

Juara 2 di ajang yang sama dengan kategori yang sama, juga diraih oleh tim dari Universitas Pertamina. Tim beranggotakan Arif Aulia Fikri, Galih Bayu Permadi, dan M. Alpex Firstonda tersebut menamai diri mereka CONDENSATE. Galih, ketua tim, menyebutkan bahwa mereka memiliki dua skema dalam menyelesaikan kasus geothermal yang diberikan.

“Kami mengusulkan pemboran eksplorasi untuk produksi dan pemboran eksplorasi untuk delineasi dengan menggunakan sumur kombinasi, yakni slim-hole dan standard-hole.

Menurut tim, ini adalah strategi terbaik untuk menghasilkan energi dengan jumlah maksimum,” sambungnya.

Bagi kedua tim, kemenangan di ajang bergengsi tersebut bukan hanya sebuah prestasi yang membanggakan. Menurut Galih misalnya, pengaplikasian pembelajaran di kelas dalam bentuk studi kasus seperti ini dapat lebih mempersiapkan diri mereka untuk terjun ke dunia industri nantinya.

“Selain pembelajaran di kelas dan di laboratorium, kami juga sering melakukan kunjungan lapangan baik ke lokasi proyek maupun ke industri. Saya pribadi, merasa lebih siap kerja karena ilmu yang didapat bukan hanya sebatas teori tetapi juga praktek bahkan melihat kondisi nyata yang terjadi di industri energi,” ungkapnya.

Baca juga: Tanggapi LKPJ 2020, Ketua DPRA Singgung Soal Penanganan Covid-19 dan Proyek Multiyears

Saat ini, kampus milik PT Pertamina (Persero) tersebut sedang membuka pendaftaran Seleksi Nilai Rapor untuk Tahun Akademik 2021/2022. Pendaftaran telah dibuka sejak tanggal 23 Maret hingga 30 April 2021 mendatang.

Seleksi ini merupakan seleksi tanpa tes. Siswa-siswi dapat memilih empat program studi yang ada di Universitas Pertamina, disesuaikan dengan kelompok ujian dan latar belakang pendidikan SMA/sederajat yang tengah ditempuh. Seleksi Nilai Rapor dapat diikuti oleh siswa SMA/sederajat lulusan tahun 2020 dan 2021.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved