Breaking News:

Instruksi Mendagri, Aceh Masuk Prioritas Perluasan PPKM Mikro

Provinsi Aceh masuk dalam salah daerah yang menjadi prioritas perluasan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Mikro bersama-

Penulis: Fikar W Eda | Editor: Jalimin
For Serambinews.com
Mendagri, Muhammad Tito Karnavian. 

Laporan Fikar W Eda | Jakarta

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Provinsi Aceh masuk dalam salah daerah yang menjadi prioritas perluasan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Mikro bersama-sama dengan 24 provinsi lainnya di Indonesia.

PPKM mikro diperpanjang mulai  tanggal 20 April hingga 3 Mei 2021. Ketentuan itu tertuang dalam Instruksi Mendagri Nomor 9/2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro.

“Pemberlakukan PPKM mikro diperpanjang sejak tanggal 20 April 2021 sampai dengan 3 Mei 2021,” demikian bunyi diktum ketujuh belas Instruksi Mendagri tersebut.

Pada instruksi itu disebutkan juga soal perluasan penerapan PPKM Mikro. Di mana, pada perpanjangan kali ini terdapat 25 provinsi yang menjadi prioritas, meliputi DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Sumatera Utara, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Selatan.

Lalu, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Nusa tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Aceh, Riau, Sumatera Selatan, Kalimantan Utara, dan Papua.

Kemudian Sumatera Barat, Jambi, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Kalimantan Barat.

Untuk gubernur pada provinsi sebagaimana dimaksud pada huruf a sampai dengan huruf t dapat menetapkan dan menambahkan prioritas wilayah pembatasan pada masing-masing kabupaten/kotanya sesuai dengan kondisi wilayah dan memperhatikan cakupan pemberlakuan pembatasan,” bunyi diktum kesatu.

Pada PPKM Mikro zonasi di tataran RT masih memiliki kriteria yang sama. Selain itu juga. Pembentukan posko di tingkat desa tetap menjadi senjata penanganan covid-19. Untuk ketentuan bekerja di kantor juga masih dibatasi sebesar 50 persen dari kapasitas.

Dalam hal kegiatan belajar mengajar juga masih dilakukan secara online dan luring bagi perguruan tinggi/akademi percontohan. Sektor esensial pun masih diperkenankan beroperasi 100 persen. Sementara itu kegiatan restoran juga masih dilakukan pembatasan 50 persen untuk makan minum ditempat. Lalu Jam operasional tempat perbelanjaan atau mall maksimal pukul 21.00.

Lalu untuk kegiatan konstruksi juga masih bisa beroperasi 100 persen. Tempat ibadah juga masih diizinkan dibuka dengan kapasitas maksimal 50 persen. Untuk fasilitas umum juga masih dibuka dengan kapasitas 50 persen.

Kegiatan seni, sosial dan budaya yang dapat menimbulkan kerumunan diizinkan dibuka maksimal 25 peen. Kemudian, untuk transportasi umum perlu diatur kapasitas dan jam operasional di masing-masing daerah.(*)

Baca juga: Menghebohkan! Selebaran “Bagi-Bagi Proyek” di Bener Meriah Tersebar, Polisi Usut Pelaku dan Motifnya

Baca juga: Lima Pesepakbola Muda Aceh Lolos Seleksi Tahap III Timnas Pelajar Kemenpora U-15

Baca juga: Lima Pesepakbola Muda Aceh Lolos Seleksi Tahap III Timnas Pelajar Kemenpora U-15

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved