Breaking News:

Pesantren Al-Fauzul Kabir Jantho, Mencetak Lulusan Hafal Quran 30 Juz

PESANTREN Al-Fauzul Kabir yang terletak di pusat Kota Jantho, ibu kota Aceh Besar, berdampingan dengan Masjid Agung Al-Munawwarah

Pesantren Al-Fauzul Kabir Jantho, Mencetak Lulusan Hafal Quran 30 Juz
FOR SERAMBINEWS.COM
Santri Al-Fauzul Kabir Kota Jhanto, pada acara buka puasa bersama Bupati Aceh Besar, Mawardi Ali, di pesantren tersebut, Sabtu (17/4/2021).

PESANTREN Al-Fauzul Kabir yang terletak di pusat Kota Jantho, ibu kota Aceh Besar, berdampingan dengan Masjid Agung Al-Munawwarah, didirikan tahun 1990, pada masa Bupati Sanusi Wahab. Dan sejak 2016, pesantren ini sudah dinegerikan dan di bawah pembinaan Dinas Pendidikan Aceh Besar.

Pesantren ini memiliki sistem pendidikan yang memadukan antara pendidikan umum dan dayah untuk jenjang sekolah SMP, dengan program unggulan, diantaranya pembinaan Tilawatil Quran, kaligrafi, dan pembinaan bakat minat. Dan sejak 2019, program unggulannya ditambah, yaitu Tahfiz Quran, yang dicetus Bupati Aceh Besar, Mawardi Ali.

Pesantren Al-Fauzul Kabar diasuh oleh guru ASN, guru kontrak, dan guru tahfiz yang hafal 30 Juz, lulusan Aceh dan luar Aceh. Ada sebanyak 12 guru tahfiz yang menjadi andalan. Dengan target, lulusannya mampu hafal 30 Juz ,setelah tamat SMP. Selain itu, setiap lulusan juga harus mampu menguasai dasar bahasa Arab dan Inggris, memiliki dasar ilmu fiqih ibadah dan akhlak mulia. Pada tahun 2021 program itu mulai membuahkan hasil.

Bupati Mawardi Ali dan rombongan,  pada acara buka puasa bersama dengan 250 orang santri laki-laki Tahfiz Quran di Pesantren Al-Fauzul Kabir Kota Jantho, Sabtu (17/4/2021). Saat ini pesantren tersebut baru menerima santri laki-laki, sementara yang perempuan belum.

Dalam acara buka puasa itu, Bupati Mawardi Ali menyaksikan penampilan hafiz-hafiz Pesantren Al-Fauzul Kabir, yang diawali oleh penampilan Muhammad, bocah berusia 13 tahun. Hafiz 10 Juz asal Gampong Lambaet, Kecamatan Kutabaro, Aceh Besar, membacakan surah Al-Baqarah.

Merdunya bacaan santri yang baru setahun mondok itu membuat bupati bersama rombongan, yaitu Kajari Kota Jantho, Rajendra D Wiritanaya SH, Sekda Aceh Besar, Drs Sulaimi, Kadis Pendidikan Aceh Besar, Silahuddin, dan pejabat lainnya terkesima.

Dikatakan Mawardi Ali, selain untuk menciptakan lulusan yang cerdas dan berakhlak mulia, lewat Pesantren Al-Fauzul Kabir ini, Bupati Aceh Besar bertekad melahirkan satu hafiz di setiap gampong.

Sementara Dewan Pembina Pesantren Al-Fauzul Kabir yang juga Panitia Program, Prof Dr H Mustanir Yahya Msc meski mulai menghasilkan, namun ia mendorong agar hafalan para santri terus ditingkatkan, dengan metode hafalan yang dapat memudahkan santri, tepat makhraj dan tajwidnya. Sehingga ketika santri menjadi imam shalat berjamaah, suasana shalat menjadi lebih khusuk, karena bacaan imam yang yang fasih dan merdu.

Untuk mendapatkan santri hafiz yang berkualitas, katanya, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi, terutama kemampuan anak dalam menghafal Alquran, serta tentunya kesehatan para calon santri. Bagi santri yang berprestasi, dikirim untuk melanjutkan sekolah tingkat SMA ke Mesir atau negara Islam lainnya.

Tujuannya, jika sang santri menamatkan pendidikan hafiznya, jika ingin melanjutkan ke perguruan tinggi dalam maupun luar negeri, ia sudah punya pegangan hidup yang kuat.(herianto)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved