Breaking News:

Ramainya Penggemar Kuliner Daging Anjing di Solo, Bikin Badan Hangat dan Buat Pria 'Perkasa'

Tim koalisi Dog Meat Free Indonesia (DMFI) Kota Solo, Mustika mengatakan, awalnya hanya segelitir masyarakat yang tertarik mengonsumsi olahan daging a

Editor: Faisal Zamzami
TribunSolo.com/Dok DMFI
ILUSTRASI : Anjing diikat mulutnya dan dimasukkan ke dalam karung yang sempit sebelum dijagal. 

SERAMBINEWS.COM, SOLO - Mitos kasiat daging anjing dinilai menjadi satu diantara beberapa faktor yang membuat kuliner ekstrim olahan daging anjing bertahan. Tak terkecuali di Solo

Tim koalisi Dog Meat Free Indonesia (DMFI) Kota Solo, Mustika mengatakan, awalnya hanya segelitir masyarakat yang tertarik mengonsumsi olahan daging anjing

"Lambat laun mempromosikan dari mulut ke mulut. Mempromosikan (daging anjing) enak," katanya kepada TribunSolo.com, Senin (19/4/2021).

Bagi para penikmat, keenakan olahan daging anjing berasal dari bumbu rempah yang dipakai. 

"Daging anjing itu memakai bumbu rica (rempah) tinggi, seperti merica dan cabai," tutur Mustika.

"Itu juga yang sebenarnya membuat badan penikmat jadi hangat," tambahnya.

Selain itu, mitos yang muncul membuat warung-warung penjual olahan daging anjing tetap bertahan. 

Mitos yang muncul diantaranya, vitalitas pria. Ya dengan mengonsumsi daging anjing, seorang pria diyakini jadi lebih perkasa. 

"Kemudian ada mitos orang yang mempunyai luka kalau mau cepat kering konsumsi daging anjing," ucap Mustika. 

"Awalnya tidak berminat, tapi terpaksa mencoba lama kelamaan tuman (ketagihan)," tambahnya. 

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved