Video
VIDEO - Presiden Chad Idriss Deby Meninggal Dunia, Sehari Setelah Terpilih Kembali Keenam Kalinya
Presiden Republik, Idriss Déby Itno baru saja menghembuskan nafas terakhir dalam mempertahankan integritas teritorial di medan perang.
Penulis: Yuhendra Saputra | Editor: Zaenal
SERAMBINEWS.COM, CHAD - Di garis depan pertempuran melawan pemberontak, Presiden Chad Idriss Deby Itno (68) meninggal dunia.
Idriss Deby Itno berpulang hanya satu hari setelah terpilihnya kembali untuk masa jabatan keenam, sebut pihak militer pada Selasa (20/4/2021).
"Dengan kepahitan yang luar biasa kami umumkan kepada rakyat Chad kematian Marsekal du Tchad, Selasa 20 April 2021 ini," kata pernyataan Jenderal Azem Bermandoa Agouna, juru bicara militer.
"Presiden Republik, Kepala Negara, Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata Idriss Déby Itno baru saja menghembuskan nafas terakhir dalam mempertahankan integritas teritorial di medan perang," tambah pernyataan itu.
Kematiannya terjadi sehari setelah Itno secara resmi memenangkan masa jabatan keenam berturut-turut dengan 79,3% suara dari pemilihan 11 April 2021.
Tentara Chad mengumumkan Minggu malam bahwa mereka telah menewaskan lebih dari 300 pemberontak dari Front for Change and Concord in Chad (FACT), kata militer dalam siaran pers.
Pertempuran dimulai sehari setelah pemilihan presiden 11 April.
Sebuah negara Sahel yang terkurung daratan di Afrika Tengah, selama dekade terakhir, Chad telah berjuang dengan tantangan keamanan yang terkait dengan konflik di negara-negara yang berbatasan, serta dampak perubahan iklim.(Anadolu Agency)
Baca juga: VIDEO - Giliran Chad, Tetangga Libya Bergolak, Militer Pemerintah Lumpuhkan 300 Pemberontak
Baca juga: Arab Saudi Sambut Baik Terpilihnya Diplomat Chad, Hissein Brahim Taha Sebagai Sekjen OKI