Selasa, 14 April 2026

Internasional

260 LSM Minta Masyarakat Internasional Beri Sumbangan Rp 80 Triliun, Cegah Kelaparan Meluas

Lebih dari 260 LSM atau organisasi non-pemerintah menandatangani surat terbuka pada Selasa (20/4/2021).

Editor: M Nur Pakar
AFP/ESSA AHMED
Anak perempuan berusia 8 tahun terlantar, Samar Ali Ahmed, dengan berat 9,5 kg menderita kekurangan gizi akut, di Provinsi Hajjah, Yaman Utara, pada 23 September 2020. Gadis itu, yang tinggal bersama keluarganya di kamp tidak bisa pergi ke rumah sakit untuk perawatan karena kemiskinan. 

SERAMBINEWS.COM, JENEWA - Lebih dari 260 LSM atau organisasi non-pemerintah menandatangani surat terbuka pada Selasa (20/4/2021).

Mereka meminta pemerintah di dunia untuk memberi sumbangan 5,5 miliar dolar AS atau sekitar Rp 80 triliun untuk mencegah kelaparan meluas seperti di Yaman dan Sudan Selatan.

Dilansir AFP, jumlah tersebut telah diminta oleh Program Pangan Dunia (FP) PBB dan Organisasi Pangan dan Pertanian PBB.

“Kami meminta Anda untuk memberikan tambahan 5,5 miliar dolar AS yang dibutuhkan untuk bantuan makanan yang mendesak," bunyi surat terbuka itu.

Dana itu untuk menjangkau lebih dari 34 juta anak perempuan, anak laki-laki, perempuan dan laki-laki di seluruh dunia yang tinggal selangkah lagi dari kelaparan.

Baca juga: Raja Salman Keluarkan Perintah Kembar Siam Yaman Dibawa ke Arab Saudi, Untk Operasi Pemisahan Kepala

"Bantuan ini harus segera dimulai,” tambah surat terbuka itu.

Surat itu ditulis oleh LSM yang bekerja dengan sekitar 270 juta orang yang "menghadapi kelaparan di seluruh dunia.

Mereka termasuk Oxfam, Christian Aid, World Vision, Tearfund, Save the Children dan Care International

Dikatakan, bantuan sangat dibutuhkan untuk Yaman, Afghanistan, Ethiopia, Sudan Selatan, Burkina Faso, DR Kongo, Honduras dan Venezuela.

Termasuk Nigeria, Haiti, Republik Afrika Tengah, Uganda, Zimbabwe, Sudan, dan lainnya.

"Kami ingin membantu orang-orang untuk melewati lebih banyak hari, "kata surat itu.

"Orang-orang ini tidak kelaparan, mereka sedang kelaparan," tambahnya.

Baca juga: 686 Wanita Sudan Diculik dan jadi Korban Kekerasan Seksual, 58 di Antaranya Berhasil Diselamatkan

“Tindakan manusia yang menyebabkan kelaparan dan kelaparan dan tindakan kita yang dapat menghentikan dampak terburuk,” desak LSM.

“Tidak ada tempat untuk kelaparan dan kelaparan di abad ke-21. Sejarah akan menilai kita semua berdasarkan tindakan yang kita lakukan hari ini," tutup surat itu.(*)

Baca juga: Dewan Keamanan PBB Sambut Baik Inisiatif Arab Saudi Akhiri Krisis Yaman

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved