Breaking News:

Berita Banda Aceh

Perempuan Harus Jadi Penggerak Ekonomi dengan Menghadirkan Home Industry dan UMKM di Era Covid-19

Dalam rangka memperingati momen Hari Kartini, Rabu (21/4/2021) Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga (BPKK) DPD PKS Banda Aceh yang diketuai...

Penulis: Jalimin
Editor: Jalimin
For Serambinews.com
DPD PKS Banda Aceh menggelar webinar dengan tema “Ramadhan Sehat Bersama PKS Banda Aceh”. Seminar yang mengangkat tema “Dengan Semangat Ramadhan, Perempuan Bergiat, Lingkungan Sehat, Ekonomi Kuat” diikuti oleh 150 orang peserta dari seluruh kecamatan yang ada di Banda Aceh. 

Laporan Jalimin | Banda Aceh 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Dalam rangka memperingati momen Hari Kartini 21 April 2021, Rabu (21/4/2021) Bidang Perempuan dan Ketahanan Keluarga atau BPKK DPD PKS Banda Aceh yang diketuai oleh Yesi Budaya Sari MMat menggelar webinar online zoom meeting yang juga ditayangkan secara live streaming melalui platform media YouTube Channel PKS Banda Aceh.

Seminar ini merupakan satu dari serangkaian kegiatan Ramadhan 1442 Hijriah yang mengangkat tema “Ramadhan Sehat bersama PKS Banda Aceh”.

Seminar yang mengangkat tema “Dengan Semangat Ramadhan, Perempuan Bergiat, Lingkungan Sehat, Ekonomi Kuat” diikuti oleh 150 orang peserta via zoom meeting dari seluruh kecamatan yang ada di Kota Banda Aceh.

Hadir sebagai pembicara politisi perempuan, Tati Meutia Asmara SKH MSi yang menjabat sebagai Ketua Komisi IV DPRK Banda Aceh sekaligus Bendahara PKS DPD Banda Aceh. Dalam pemaparannya, Tati Meutia Asmara mengatakan, bahwa sebelum pandemi Covid-19, perempuan merupakan tokoh penggerak ekonomi dengan menghadirkan berbagai home industry dan UMKM, baik kuliner maupun jasa. 

Oleh sebab itu, kata Tati Meutia Asmara, ia yakin bahwa di masa pandemi Covid-19  ini pun perempuan juga masih bisa lebih produktif lagi dalam upaya memperkuat ketahanan ekonomi keluarga. Tidak hanya itu, lanjut Tati Meutia, angka kasus perceraian yang meningkat akibat menurunnya pendapatan ekonomi keluarga akan mampu dibendung jika para perempuan memiliki kemandirian secara ekonomi.

Selain pembicara politisi perempuan Tati Meutia Asmara SKH MSi, webinar ini juga mengundang pembicara dari akademisi, dr Rosaria Indah MSc PhD, peneliti yang aktif bergerak di  Pusat Riset Ilmu Sosial dan Budaya Universitas Syiah Kuala (USK) Darussalam Banda Aceh.

Dalam penyampaian materinya, dr Rosaria memaparkan tentang bagaimana seorang perempuan bertransformasi menjadi penggiat dan penggerak lingkungan yang dimulai dengan melakukan Gerakan Zero Waste.  Karena menurut data yang ada, kata Rosaria, produksi sampah terbesar dihasilkan oleh rumah tangga.

"Oleh karena itu, seorang perempuan harus mampu mengelola lingkungan dengan baik dimulai dengan mengurangi sampah rumah tangga," ujar dr Rosaria Indah MSc PhD.

Webinar ini dibuka langsung oleh Ketua DPD PKS Banda Aceh, Farid Nyak Umar ST yang juga Ketua DPRK Banda Aceh. Dalam sambutannya, Farid Nyak Umar mengatakan, bahwa mendidik seorang perempuan sama artinya dengan mendidik sebuah bangsa.

Dikatakannya, Aceh juga memiliki sejarah perempuan-perempuan tangguh dan hebat layaknya RA Kartini yang bergerak dan berjuang melawan penjajahan.

Hal ini menunjukkan bahwa perempuan tidak hanya mampu berperan dalam  ranah domestik tetapi juga memiliki kekuatan besar mekakukan perubahan di ranah publik.

Oeh karena itu, Farid Nyak Umar mengajak seluruh elemen masyarakat  khususnya kaum perempuan untuk berkontribusi positif dalam membangun dan menata perubahan dimanapun mereka berada. Menurutnya perempuan adalah partner perubahan, bukan kaum yang dimarginalkan.

Harapan terbesarnya seminar mampu memberikan pencerdasan kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga dan memanfaatkan lingkungan dengan lebih produktif.(*)

Baca juga: Lowongan Kerja Bank Indonesia minimal Lulusan S1 Berbagai Jurusan, Tersedia Banyak Posisi

Baca juga: Usman Sulaiman Ditangkap saat Bawa 25 Bungkus Sabu, Anggota DPRK Bireuen Ini Dipecat PKB Sejak DPO

Baca juga: Advokasi Pilkada Aceh Tahun 2022, Ketua DPRA akan Temui Menkopolhukam dan Presiden

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved