Berita Aceh Besar
Sampah Menumpuk di Simpang Aneuk Galong Hingga Bertebaran di Sungai
Selain menimbulkan bau tak sedap, sampah itu juga mencemari lingkungan serta dapat menimbulkan penyakit bagi masyarakat di daerah itu.
Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Taufik Hidayat
Laporan Asnawi Luwi | Aceh Besar
SERAMBINEWS.COM, JANTHO - Sampah di kawasan Simpang Aneuk Galong, Kecamatan Montasik, Aceh Besar, menumpuk. Kondisi sampah yang dibiarkan itu menimbulkan bau tak sedap.
Sampah plastik berserakan di aliran Krueng Aceh yang sudah lama tak berfungsi ini jadi langganan sampah warga. Akibatnya, sampah bertebaran di Sungai tersebut.
Salah Seorang Pengendara Sepmor, M Ali, kepada serambinews.com, Rabu (21/4/2021) mengatakan, sampah rumah tangga seperti sampah plastik dan sejenisnya berserakan di Sungai Mati Krueng Aceh Simpang Aneuk Galong.
Sampah bukan saja berserakan di air, tetapi pinggir air juga sampah terbungkus plastik di buang masyarakat di daerah itu.
Pembuangan sampah di sembarangan tempat, selain menimbulkan bau tak sedap juga mencemari lingkungan serta dapat menimbulkan penyakit bagi masyarakat di daerah itu.
Menurut dia, sampah berserakan di Sungai itu sudah lama tidak pernah dibersihkan. Dan, sekarang sampah terus bertambah di daerah itu, karena masyarakat mengira daerah itu daerah tempat pembuangan sampah karena tidak pernah dibersihkan.
Baca juga: Live Streaming Persija Vs Persib Final Piala Menpora, Tekad Maung Bandung Jaga Rekor tak Terkalahkan
Baca juga: Sikapi Putusan Sita PN Stabat, Bupati Aceh Tamiang Mursil Sarankan Tempuh Jalur Hukum
Baca juga: Tak Becus jadi Pagar Betis Lawan Parma, Diego Forlan Sindir Ronaldo Sosok Pesolek di Depan Cermin
Baca juga: Jadwal Final Piala Menpora 2021 Persija Jakarta Vs Persib Bandung Malam Ini, Prediksi Line Up
Lanjutnya, pembuangan sampah tidak pada tempatnya karena kurangnya kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempat yang telah disediakan seperti bak sampah di Cotgoh, Kantor Camat Montasik. Hal senada juga disampaikan, Ikhwan , Pajar dan dan warga lainnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Aceh Besar, Drs Syukri, yang dikonfirmasi melalui washsapp tidak membalas kendati telah membaca pesan terkait upaya mereka untuk mengatasi sampah menumpuk tersebut.(*)