Breaking News:

Internasional

Siprus Berlakukan Lockdown Parsial, Cegah Melonjaknya Kasus Virus Corona

Pemerintah Siprus, Jumat (23/4/2021) mengumumkan lockdown atau penguncian parsial selama dua minggu.

Editor: M Nur Pakar
AFP
Warga tetap beraktivitas seperti biasa jelang lockdown di Nicosia, Siprus. 

SERAMBINEWS.COM, NICOSIA - Pemerintah Siprus, Jumat (23/4/2021) mengumumkan lockdown atau penguncian parsial selama dua minggu.

Kebijakan itu diambil karena rumah sakit berjuang mengatasi pasien virus Corona yang melonjak.

Pembatasan akan mencakup liburan utama Paskah Ortodoks.

“Meningkatnya jumlah infeksi, dikombinasikan dengan tekanan kuat pada sistem kesehatan, tidak dapat membuat kita acuh tak acuh," kata Menteri Kesehatan Constantinos Ioannou kepada wartawan.

"Harus ada keputusan yang sulit dan tindakan drastis,” tambahnya.

Baca juga: Siprus Temukan Paspor Investor Asing Ilegal, Mulai dari Rusia, Ukraina, China Sampai Kamboja

Pembatasan baru, yang berlaku dari 26 April hingga 9 Mei 2021, berarti orang didorong untuk bekerja dari rumah.

Bahkan, harus meminta izin hanya untuk satu perjalanan yang tidak terkait dengan pekerjaan setiap hari.

Toko-toko non-esensial akan tutup, dan jam malam pukul 21:00 hingga 05:00 akan diberlakukan, memperketat waktu mulai dari pukul 23:00.

Pembatasan akan sedikit dikurangi untuk Paskah Ortodoks pada awal Mei.

Setelah 9 Mei 2021, orang-orang yang ingin berkumpul seperti di restoran harus memberikan hasil tes Covid-19 negatif dengan 72 jam.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved