Breaking News:

Internasional

Arab Saudi Izinkan Wanita Hamil Disuntik Vaksin Covid-19, Kasus Virus Corona Terus Meningkat

Kerajaan Arab Saudi mulai mengizinkan para Wanita hamil untuk disuntik Vaksin Covid-19. Kementerian Kesehatan Arab Saudi, Minggu (25/4/2021)

Editor: M Nur Pakar
AFP
Seorang wanita disuntik vaksin Covid-19 di Dubai 

SERAMBINEWS.COM, RIYADH - Kerajaan Arab Saudi mulai mengizinkan para Wanita hamil untuk disuntik Vaksin Covid-19.

Kementerian Kesehatan Arab Saudi, Minggu (25/4/2021) mengatakan vaksin Covid-19 akan diberikan kepada wanita hamil, berdasarkan rekomendasi dari komite ilmiah.

Kementerian Kesehatan mengatakan penelitian menunjukkan tidak ada bahaya bagi wanita hamil atau janin.

Sedangkan jika terinfeksi virus, akan dapat menyebabkan komplikasi parah dan mengancam kehamilan.

Dilansir Arab News, Kerajaan mencatat 13 kematian baru terkait COVID-19 pada Minggu (25/4/2021.

Sehingga, meningkatkan jumlah kematian menjadi 6.869 orang.

Baca juga: Arab Saudi Umumkan 1.908 Kasus Baru Virus Corona dan Sembilan Kematian

Kementerian kesehatan mengkonfirmasi 953 kasus baru virus Corona dalam 24 jam terakhir.

Sehingga, sebanyak 412.216 orang telah tertular virus Corona.

Dari total kasus tersebut, 9.759 masih aktif dan 1.246 dalam kondisi kritis.

Menurut kementerian, jumlah kasus tertinggi tercatat di ibu kota Riyadh dengan 382 kasus.

Baca juga: Arab Saudi Luncurkan Program Lets Make It Green Canangkan 10 Juta Pohon di Seluruh Negeri

Diikuti oleh Mekkah dengan 212, Provinsi Timur dengan 152, Asir tercatat 38, dan Madinah 33 kasus.

Kementerian juga mengumumkan 1.028 pasien telah pulih dari COvid-19.

Sehingga jumlah pemulihan di Kerajaan menjadi 395.557 orang.

Baca juga: Ribuan Relawan Asir, Arab Saudi Kerja 2 Juta Jam, Ikut Atasi Dampak Pandemi Virus Corona

Kementerian memperbarui seruannya kepada publik untuk mematuhi langkah-langkah tersebut dan mematuhi instruksi.

Pandemi virus Corona telah mempengaruhi lebih dari 147 juta orang di seluruh dunia dan jumlah kematian telah mencapai sekitar 3,11 juta orang.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved