KRI Nanggala 402
Dapat Kabar KRI Nanggala-402 Tenggelam, Raja dan Ratu Malaysia Bersedih: Kepergian di Bulan Ramadhan
Mendapat kabar KRI Nanggala-402 dinyatakan subsunk (tenggelam), membuat raja dan ratu Malaysia ikut bersedih.
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Safriadi Syahbuddin
SERAMBINEWS.COM - Duka cita menyelimut Indonesia dan negara-negara sahabat atas tenggelamnya Kapal Selam KRI Nanggala-402 di perairan utara Bali.
Kapal selam KRI Nanggala-402 buatan Jerman itu ditemukan terbelah menjadi tiga bagian di dasar laut.
Kapal yang dibangun pada tahun 1979 tersebut berada di kedalaman 838 meter.
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengumumkan bahwa 53 awak kapal selam KRI Nanggala-402 telah gugur.
Mendapat kabar KRI Nanggala-402 dinyatakan subsunk (tenggelam), membuat raja dan ratu Malaysia ikut bersedih.
Raja Malaysia, Yang di-Pertuan Agong Al-Sultan Abdullah Ri’ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah dan Ratu Tunku Azizah Aminah Maimunah Iskandariah menyampaikan belasungkawa kepada Indonesia, Minggu (25/4/2021).
Baca juga: Denny Richi Gugur Bersama KRI Nanggala-402, Tinggalkan Istri Hamil Tua, Sempat Gelisah saat Pamitan
Baca juga: KRI Nanggala 402 Terbelah Tiga, Mantan Kepala Kamar Mesin: Sudah Melewati Batas Maksimum Kedalaman
“Kami ikut bersedih atas kepergian para prajurit KRI Nanggala-402, dan kepada seluruh keluarga diberi kesabaran dan ketabahan dalam menghadapi cobaan dan musibah besar di bulan Ramadhan ini,” demikian pernyataan Raja dan Ratu Malaysia.
Pernyataan Raja dan Ratu Malaysia disampaikan oleh Juru Bicara Istana Negara Malaysia, Indera Ahmad Fadil Syamsuddin diakun Instagram @Istana_Negara.
“Memang kepergian para prajurit kapal selam di bulan suci Ramadhan ini merupakan pukulan besar bagi negara Indonesia, dan semoga pengorbanan mereka terus dikenang sepanjang masa,” ungkapnya.
Raja dan Ratu serta segenap rakyat Malaysia sama-sama berdoa agar seluruh rakyat Indonesia tetap teguh dan diberi kekuatan dalam menghadapi ujian ini.
“Kami berdoa agar jiwa mereka diberikan rahmat dan ditempatkan di antara umat beriman,” kata Raja dan Ratu Malaysia.
Indera juga telah menyampaikan secara resmi belasungkawa tragedi KRI Nanggala-402 kepada Duta Besar Indonesia untuk Malaysia, Hermono.
Baca juga: KRI Nanggala 402 Terbelah di Kedalaman 838 Meter, Begini Video Ilustrasi Saat Kapal Selam Tenggalam
Baca juga: Mengenal Escape Suit MK11, Baju Keselamatan Ini Gagal Dipakai Awak KRI Nanggala-402 saat Tenggelam
Sementara itu, Perdana Menteri Malaysia, Muhyiddin Yassin juga menyampaikan duka cita yang mendalam atas peristiwa tenggelamnya KRI Nanggala-402.
“Kami turut berdukacita atas tragedi yang mengejutkan dan amat menyayat hati ini,” kata Muhyiddin melalui Twitter-nya, Minggu (25/4/2021).
“Semoga Allah SWT mencurahkan kekuatan dan kesabaran kepada ahli keluarga 53 awak kapal KRI Nanggala 402 dalam menghadapi cobaan ini,” sambungnya.
PM Muhyiddin mengungkapkan bahwa Malaysia sentiasa bersedia memberikan bantuan yang diperlukan kepada Indonesia dalam operasi ini.
KRI Nanggala-402 Ditemukan di Kedalaman 838 Meter
Setelah berbagai upaya yang dilakukan, KRI Nanggala-402 akhirnya berhasil ditemukan keberadaanya.
Melansir dari Kompas.com, Senin (26/4/2021) TNI AL meyakini, tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala-402 bukan karena human error atau kesalahan manusia.
Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono mengatakan, analisis awal tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala-402 lebih pada faktor alam.
Ia mengatakan, dari sejumlah laporan awal penyebab tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala-402 buatan Jerman ini juga bukan karena kesalahan manusia mau pun black out atau mati listrik.
Baca juga: Suara Panglima TNI Bergetar Saat Umumkan Seluruh Awak KRI Nanggala-402 Telah Gugur
"Sudah kita evaluasi dari awal saya berkeyakinan ini bukan human error dan lebih kepada faktor alam," kata Yudo, di Base Ops Lanud I Gusti Ngurah Rai Bali, Minggu (25/4/2021).
Meski demikian, untuk memastikannya, pihaknya perlu mengangkat badan kapal selam KRI Nanggala-402 terlebih dahulu.
Hal ini untuk mengetahui penyebab pasti tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala-402 yang diawaki 53 kru ini.
"Jadi nantinya akan diinvestigasi setelah badan kapal bisa diangkat," kata dia.
Yudo berkeyakinan tidak ada kelalaian manusia karena saat proses menyelam kapal selam KRI Nanggala-402 sudah melalui semua prosedur yang ada.
Prosedur itu yakni saat menyelam ada laporan penyelaman.
Kemudian, terdengar dari sea rider penjejak bahwa kapal selam KRI Nanggala-402 telah melaksanakan peran persiapan bertempur, menyelam, dan sebagainya.
"Dari awal saya sampaikan kapal ini tidak atau bukan human error karena saat proses menyelam sudah melalui prosedur yang betul mulai laporan penyelaman dan terdengar dari penjejak kemarin itu," kata dia.
Kemudian, ia yakin tidak black out karena saat menyelam diketahui lampu masih menyala semuanya.
"Artinya tidak black out saat menyelam langsung hilang ini," kata dia.
Baca juga: Sertu Eki Gugur di KRI Nanggala-402, Istri Yakin Masih Hidup: Hanya MukjizadNya yang Bisa Menjawab
Seluruh awak kapal selam KRI Nanggala-402 yang berjumlah 53 dinyatakan gugur, Minggu (25/4/2021) sore.
Hal ini disampaikan oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di Base Ops Lanud I Gusti Ngurah Rai, Minggu petang.
"Berdasar bukti-bukti otentik tersebut dapat dinyatakan bahwa KRI Nanggala-402 telah tenggelam dan seluruh awaknya telah gugur," kata Hadi.
Ia mengatakan, hal ini berdasarkan pemindaian secara akurat oleh KRI Rigel di lokasi yang ada kemagnetan yang kuat sebelumnya.
Pemindaian menggunakan multibeam sonar dan magnetometer. Pemindaian ini menghasilkan citra bawah air yang lebih detail.
MV Swift Rescue Singapura telah menurunkan ROV dan melakukan citra bawah air secara visual menggunakan kamera.
Telah diperoleh citra yang dikonfirmasi sebagai bagian dari kapal selam KRI Nanggala-402.
Bagian kapal yakni meliputi kemudi vertikal belakang, jangkar, bagian luar badan tekan, kemudi selam timbul, bagian kapal yang lain termasuk baju keselematan awak kapal MK 11. (Serambinews.com/Agus Ramadhan)
Baca Juga Lainnya:
Baca juga: Puluhan Warga Lhok Keutapang Tapaktuan Unjuk Rasa di Kantor Keuchik, Ini Tuntutan Mereka
Baca juga: Kalah dari Persija, Oknum Suporter Persib Bertindak Arogan, Keluarga Pemain jadi Sasaran Kemarahan
Baca juga: Pria Ini Paksa Anak Kos Video Call Sambil Buka Baju, Ancam Sebarkan Rekaman saat Korban Kencing
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/dapat-kabar-kri-nanggala-402-tenggelam-raja-dan-ratu-malaysia-bersedih-kepergian-di-bulan-ramadhan.jpg)