Breaking News:

Berita Gayo Lues

Audit BPKP Aceh, Kerugian Negara Rp 3,7 M Lebih, Kasus Korupsi Program Karantina Hafiz di Gayo Lues

Kasus dugaan korupsi berjamaah pada kegiatan makan minum program karantina hafiz pada Dinas Syariat Islam (DSI)....

Penulis: Rasidan | Editor: Jalimin
For Serambinews.com
Kapolres Gayo Lues, AKBP Charlie Syahputra Bustamam. 

Laporan: Rasidan | Gayo Lues

SERAMBINEWS.COM, BLANGKEJEREN - Kasus dugaan korupsi berjamaah untuk kegiatan makan minum program karantina hafiz Alquran pada Dinas Syariat Islam atau DSI Kabupaten Gayo Lues (Galus) mengalami kerugian negara mencapai Rp 3,7 miliar lebih dari total anggaran Rp 12,5 miliar bersumber dari APBK Gayo Lues tahun anggaran 2019.

Dalam kasus  dugaan korupsi program karantina hafiz Alquran itu, mengalami kerugian negara mencapai Rp 3,7 miliar lebih, hal itu berdasarkan hasil audit Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Aceh.

Berdasarkan data yang dikumpulkan Serambinews.com, Selasa (27/4/2021), plot anggaran untuk program karantina hafiz mencapai Rp 12,5 miliar. Dari anggaran itu, untuk pengadaan makan minum dan snack (makanan ringan) sebesar Rp 9 miliar lebih.

Dalam kegiatan inilah, diduga terjadi penyimpangan dan korupsi secara berjamaah. Kegiatan karantina di Kabupaten Gayo Lues itu diselenggarakan di 11 pondok pesantren (ponpes) yang tersebar di 8 kecamatan dalam Kabupaten Gayo Lues berlangsung selama 90 hari atau tiga bulan (tiga bulan).

Informasi dari sejumlah sumber yang dirangkum Serambinews.com, hingga saat ini, Selasa (27/4/2021) jumlah tersangka dalam kasus dugaan korupsi berjamaah pada kegiatan makan minum program karantina penghafal Alqur'an di Kabupaten Gayo Lues itu sebanyak tiga orang.

Kapolres Gayo Lues, AKBP Carlie Syahputra Bustamam, kepada Serambinews.com, mengakui, dalam kasus dugaan korupsi pada kegiatan makan minum karantina hafiz tersebut kerugian negara berdasarkan hasil audit BPKP Perwakilan Aceh telah  ditetapkan dan kerugiannya mencapai Rp 3,7 miliar lebih, dari total anggaran proyek Rp 9 miliar.

"Gelar perkara sudah dilakukan, menyangkut soal tersangkanya akan dilakukan press release atau konferensi pers secara terbuka, insyaa Allah besok," sebut Kapolres Gayo Lues, AKBP Charlie Syahputra Bustamam.(*)

Baca juga: Polisi Kantongi Tiga Tersangka kasus Korupsi Karantina Hafiz, Kerugian Negara Mencapai Rp 3,7 Miliar

Baca juga: Tim Wasrik Kemhan RI Kunjungi RS Kesrem Lhokseumawe, Ingatkan Negara India Contoh Kasus Covid 19

Baca juga: Pemkab Nagan Raya Siapkan Rp 18 Miliar untuk THR PNS

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved