Breaking News:

Pidie Meusigrak

3,5 Tahun Roni Ahmad - Fadhlullah TM Daud, Fokus Benahi Infrastruktur dan Bangun Kawasan Pedalaman

“Pidie Meusigrak diawali dari pedalaman” begitulah kira-kira kesepakatan awal ketika Abusyik dan Bang Fadh sepakat berpasangan maju dalam Pilkada 2017

Editor: IKL
For Serambi Indonesia
Bupati Pidie Roni Ahmad SE, MM atau Abusyik melakukan penyemprotan tambak di Kecamatan Batee 

Berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), ruas jalan di Kabupaten Pidie saat ini memiliki panjang mencapai 847. 43 kilometer.

Dari jumlah tersebut sepanjang 467.43 Km sudah dilakukan pengaspalan hot mix, jalan latasir atau lapisan tipis aspal pasir 87.30 Km, sementara ruas jalan yang masih berstruktur tanah  mencapai 95.35 Km, dan jalan yang masih kerikil sepanjang197.35 Km.

Selain itu, bidang insfrastuktur jembatan Dinas PUPR telah membangun puluhan unit jembatan yang berlokasi di berbagai kecamatan di antaranya, jembatan Gampong Sukon Baroh Kecamatan Glumpang Tiga, jembatan Blang Gapu Kecamatan Kembang tanjong, jembatan Lhok Panah Kecamatan Sakti, jembatan Kubang kecamatan Indra Jaya, jembatan Blang Bungong Kecamatan Tangse, jembatan Cot Jaja Kecamatan Simpang Tiga, jembatan Jambo Mi Kecamatan Mane.

Masjid Agung Alfalah, Pendidikan, dan Kesehatan

Seiring dengan pembangunan infrastruktur di pedalaman, pasangan Roni Ahmad – Fadhlullah TM Daud juga terus mempersiapkan sumber daya manusia yang mumpuni. Program ini diwujudkan dalam berbagai macam kegiatan keagamaan, pendidikan, dan kesehatan.

Perluasan Masjid Agung Alfalah Kota Sigli yang dimulai pada kepemimpinan periode sebelumnya, dilanjutkan kembali pada masa kepemimpinan Abusyik-Bang Fadh. Masjid Agung Alfalah ini menjadi titik fokus pembangunan keagamaan masyarakat Pidie pada masa lalu juga masa mendatang.

Selanjutnya, di bidang pendidikan, Pemkab Pidie fokus pada kegiatan peningkatan mutu pendidikan, siswa berprestasi, hingga pembangunan fisik sekolah.

Sedangkan di bidang kesehatan, Pemerintah Kabupaten Pidie terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat melalui 23 Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) yang tersebar di 23 kecamatan.

Saat ini banyak puskesmas sudah ditetapkan menjadi status rawat inap, di antaranya Puskesmas Kecamatan Padang Tiji, Puskesmas Kecamatan Kembang Tanjong, Puskesmas Kecamatan Tangse, Puskesmas Kecamatan Muara Tiga dan Puskesmas Kecamatan Sakti.

Baca juga: Disaksikan Abusyik, ARC USK Teken Kerja Sama dengan Sekolah di Pidie Tentang Nilam

Baca juga: Bupati Pidie Semprot Pupuk Alami Membasmi Hama Tanaman Coklat di Titeu, Diracik Ala Abusyik

Begitu juga puskesmas pembantu (Pustu) yang jumlahnya kini mencapai 15 unit serta memiliki Puskesdes sebanyak 16 unit.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved