Berita Aceh Tamiang
Larang Nek Sutinem Jadi Pemulung, Mursil Kucurkan Sejumlah Bantuan
“Insya Allah selama saya sanggup, bantuan untuk Ibu Sutinem terus saya salurkan sendiri,” kata Mursil, Rabu (28/4/2021).
Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Nurul Hayati
“Insya Allah selama saya sanggup, bantuan untuk Ibu Sutinem terus saya salurkan sendiri,” kata Mursil, Rabu (28/4/2021).
Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang
SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG – Bupati Aceh Tamiang, Mursil secara tegas melarang Sutinem (81) bekerja dan memintanya tetap di rumah untuk meningkatkan amal ibadah.
Sebagai konsekuensinya, Mursil berkomitmen memberi santunan setiap bulan, termasuk mengarahkan seorang cucu Sutinem mengikuti pelatihan kerja di Disnakertran.
Mursil menjelaskan, bantuan yang disalurkan ke Sutinem terbagi dalam dua bentuk, yaitu dana pribadi berupa uang Rp 600 ribu per bulan dan satu karung beras, serta dalam bentuk program yang ada di Dinas Sosial dan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans).
“Insya Allah selama saya sanggup, bantuan untuk Ibu Sutinem terus saya salurkan sendiri,” kata Mursil, Rabu (28/4/2021).
Komitmen bantuan ini sudah direalisasikan Mursil saat datang ke rumah Sutinem di Kampung Dalam, Karangbaru, Aceh Tamiang, Selasa (27/4/2021) sore.
Dia menerangkan, jumlah uang Rp 600 ribu ini berdasarkan asumsi uang lauk pauk untuk dua orang selama satu bulan.
Baca juga: Selama Ini Suka Bertindak Beringas, KKB Kini Mengemis pada Jokowi untuk Tak Diserang
“Ibu itu tinggal bersama cucunya, jadi sebelumnya beliau sudah menerima BPNT (bantuan pangan non-tunai), makanya diperhitungkan Rp 600 ribu cukup untuk beli lauk pauk,” jelasnya.
Dalam kunjungan itu, Mursil sempat diarahkan Sutinem melihat kondisi dapurnya yang sudah tidak layak.
Selain dinding papannya yang sudah memunculkan banyak lubang, atap rumah tersebut juga bocor.
“Ya, ini sangat tidak layak, tidak boleh, tidak sehat nanti. Kita perbaiki,” ujarnya.
Selain memperbaiki dapur, Mursil juga memanggil Direktur PDAM Tirta Tamiang Ismail untuk langsung memasang instalasi air bersih.
Selama ini, Sutinem masih menumpang ke rumah anaknya untuk mandi dan berwudhu.
“Biar wudhunya enak, nanti kamarnya kita pasang kipas angin ya. Makanya di rumah saja, beramal, nggak usah cari sampah lagi,” ujarnya.
Baca juga: Temui Nek Sutinem, Bupati Aceh Tamiang Nekat “Nongkrong” di Jalan Selepas Subuh
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/mursil-memanggil-camat-karangbaru-dan-kadis-sosial-untuk-membantu-nek-sutinem.jpg)