Breaking News:

Puasa Datangkan Kesehatan dan Keberkahan

Dosen Ilmu Alqur'an dan Tafsir Pascasarjana UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Dr Tgk Mufakhir Muhammad MA, menyampaikan, Ramadhan merupakan bulan

SERAMBINEWS.COM
Dr Tgk Mufakhir Muhammad MA memberikan tausiyah pada program Serambi Spritual, Rabu (28/4/2021) dengan tema "Orang orang yang Merugi di Ramadhan" kerjasama antara Serambi FM dengan Kaukus Wartawan Peduli Syariat Islam (KWPSI) 

BANDA ACEH - Dosen Ilmu Alqur'an dan Tafsir Pascasarjana UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Dr Tgk Mufakhir Muhammad MA, menyampaikan, Ramadhan merupakan bulan penuh keberkahan. Banyak manfaat bagi manusia jika melakukan puasa pada bulannya Alquran ini.

Hal itu disampaikan Tgk Mufakhir pada program Serambi Spiritual, Rabu (28/4/2021) dengan tema ‘Orang orang yang Merugi di Ramadhan’. Tausyiah Ramadhan 1442 H ini merupakan program kerja sama antara Serambi FM dengan Kaukus Wartawan Peduli Syariat Islam (KWPSI).

Program berlangsung setiap pagi, mulai dari Senin hingga Jumat, pukul 10.00-11.00 WIB yang dipancarkan melalui saluran Radio 90,2 0 Mhz, dan live streaming di Fanspage Serambinews.com, serta Instagram Serambi FM.

Tgk Mufakhir Muhammad menyebutkan, di antara manfaat puasa adalah diberikannya kesehatan tubuh dan pahala oleh Allah SWT. Dari aspek kesehatan tubuh, puasa dapat membersihkan dari racun dan memperbaiki kondisi fisik.

“Bulan Ramadhan membuat tubuh manusia lebih sehat, karena istirahat dari mengonsumsi berbagai makanan dan minuman tanpa memperhatikan efek buruk bagi kesehatan. Sehingga, ketika berpuasa semua aktivitas mengonsumsi makanan demikian akan terhenti,” ujarnya.

Bulan Ramadhan juga menjadi bulan latihan bagi umat Nabi Muhammad SAW, karena dengan berpuasa, Allah SWT sedang memperbaiki fisik hamba-Nya. Allah SWT juga sedang memperbaiki kehidupan hamba-Nya yang berantakan dengan memberlakukan puasa Ramadhan.

Tgk Mufakhir menjelaskan, dalam bulan puasa, Allah SWT memberikan jadwal-jadwal berbuka puasa dan batas akhir bisa makan, yakni imsak. Jadwal demikian merupakan salah satu latihan dari Allah SWT agar hamba-Nya bisa memanajemen waktu sebaik-baiknya.

"Ramadhan bagi orang beriman adalah latihan. Allah sedang memperbaiki fisik dan melatih hamba-Nya dari kehidupan yang sebelumnya berantakan dengan satu bulan berpuasa," ucap Tgk Mufakhir.

Orang merugi

Di sisi lain, Tgk Mufakir menambahkan, sungguh merugi bagi mereka yang datang bulan Ramadhan tapi tidak melakukan amal shaleh dan menjalankan sepenuhnya yang diperintahkan Allah SWT. Sebab, tidak ada yang bisa menjamin, seorang muslim akan kembali bertemu dengan bulan Ramadhan berikutnya.

“Sehingga bila diberikan kesempatan bertemu dengan bulan Ramadhan tidak dipergunakan sebaik-baiknya, orang tersebut akan merugi,”

"Orang yang merugi di Ramadhan yakni orang-orang yang tidak puasa, tidak shalat, mereka mengaku beriman tapi tidak melakukan yang diperintahkan Allah. Tidak cukup mengatakan beriman tanpa adanya tindakan, itu orang-orang yang merugi," terang Dosen Pascasarjana UIN Ar-Raniry ini.

Sedangkan orang-orang yang beruntung dalam bulan Ramadhan adalah mereka yang melakukan amal shaleh dan menjalankan yang diperintahkan Allah SWT sebaik-baiknya. Mereka yang membaca Alquran dan berusaha memahami isi Alquran, merupakan muslim yang beruntung, sebagaimana bulan Ramadhan juga disebutkan sebagai bulan Alquran.

"Orang beruntung dalam Ramadhan yakni orang yang memperbanyak membaca Alquran dan memahami kandungan Alquran," ujar Tgk Mufakhir Muhammad.(serambinews.com/s)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved