Kamis, 9 April 2026

Covid 19 Indonesia

Kasus Covid 19 Indonesia Terancam Bakal Parah Seperti India Bila Abaikan Hal Ini

Khawatir kasus India terulang di Jabar Sementara itu, Ketua Harian Satgas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Jawa Barat Daud Achmad mengatakan, dengan

Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/Dok Raider
Yonif Raider Khusus 115/Macam Leuser melaksanakan Vaksinasi Covid 19 Tahap 2 Gelombang I di Aula Mayonif RK 115/ML, Kamis (18/03/2021). 

SERAMBINEWS.COM - Sejak instruksi larangan mudik dikeluarkan pemerintah pusat, Jabar sudah menyiapkan strategi pembatasan penyekatan di sejumlah titik guna mengantisipasi pergerakan pemudik.

"Jabar sudah menyiapkan rencana pembatasan penyekatan di jalan utama maupun jalan tikus," kata Ridwan Kamil dalam rilis yang diterima Kompas.com, Jumat (30/4/2021).

Kondisi di India saat ini kian memprihatinkan.

Media bahkan menyebutnya dengan istilah ‘tsunami’ Covid-19.

Kini di negara itu kasus positif per hari mencapai 300.000 orang, dan meninggal 200.000 orang. Tiap dua jam ada 115 pasien meninggal.

Para petugas di pusat krematorium kewalahan karena terus menerima jenazah.

Terungkap Identitas Mayat Bersimbah Darah di Jalan Line Pipa Aceh Utara, Begini Kronologinya

VIRAL Video Bocah 12 Tahun Nyetir Truk Tronton Sambil Ngerokok di Tol, Pelaku Diamankan Polisi

Otoritas setempat mempertimbangkan jenazah dibakar di jalanan jika krematorium penuh.

Khawatir kasus India terulang di Jabar Sementara itu, Ketua Harian Satgas Percepatan dan Penanganan Covid-19 Jawa Barat Daud Achmad mengatakan, dengan jumlah penduduk paling banyak di Indonesia, dia khawatir lonjakan kasus Covid-19 di India akan terjadi di Jabar.

"Kami tak mau kecolongan seperti kasus di India," tutur Daud.

Kasus di India, sambung Daud, terjadi akibat lalainya masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan.

Ketika mereka berhasil menekan angka Covid-19, mereka berpuas diri dan abai protokol kesehatan.

Untuk itu, ia mengingatkan warga menghindari kerumunan dan kegiatan-kegiatan meski yang merupakan tradisi tahunan.

Ia juga memotivasi para tenaga medis khususnya yang berada di Labkes Jawa Barat.

Selama ini, para tenaga keseharan bekerja 24 jam nonstop.

"Bahkan ketika harus pergi ke luar kota, mereka tak pernah mengeluh dan langsung bergerak cepat. Saya berterima kasih kepada para pejuang ini," pungkasnya.

Ridwan Kamil meminta masyarakat mematuhi pemerintah untuk tidak mudik tahun ini.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved