Breaking News:

Berita Aceh Timur

Kasus Covid-19 Meningkat, Warga Diminta tak Mudik Idul Fitri

Warga diminta tidak mudik lebaran Idul Fitri, agar penyebaran virus Corona tidak menyebar luas pada saat libur lebaran nanti.

Dok Diskominfo Aceh Timur
Sekda dan Forkopimda Aceh Timur, mengikuti rapat virtual dengan Gubernur Aceh, membahas pencegahan mudik Idul Fitri 1442 Hijriyah untuk menekan penyebaran virus Covid-19, Kamis (29/4/2021). 

Laporan Seni Hendri | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 di setiap kabupaten/kota di Aceh, maka tahun ini mudik Idul Fitri 1442 Hijriyah ditiadakan.

Hal tersebut berdasarkan hasil rapat antara Pemkab Aceh Timur, dan pemerintah kabupaten/kota lainnya dengan Pemprov Aceh yang dipimpin Gubernur Aceh Ir Nova Iriansyah, secara zoom meeting, di Aula Setdakab Aceh Timur, Kamis (29/4/2021).

Rakor diikuti Sekda Aceh Timur, Ir Mahyuddin Syech Kalad, MSi, Kapolres, Dandim, Kepala BPBD, direktur RSUD dr Zubir Mahmud, dan Kadinkes Aceh Timur.

Rakor ini mengusung tema, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis Mikro dan Optimalisasi Posko Penanganan Covid-19 di Tingkat Gampong.

Dalam keterangan tertulis yang diterbitkan Diskominfo Aceh Timur, rakor ini membahas tentang pencegahan protokol kesehatan yaitu untuk mencegah penyebaran Covid-19 di setiap kabupaten/kota yang ada di Aceh.

Salah satu cara yang dilakukan yaitu, mencegah warga untuk tidak mudik lebaran Idul Fitri, hal ini dilakukan agar penyebaran virus Corona tidak menyebar luas pada saat libur lebaran nanti.

Baca juga: VIDEO - Pemuda Borong Dagangan Takjil Lalu Dijual Lagi Nol Rupiah, Tindakannya Bikin Penjual Kaget

Baca juga: Kisah Spiritual Mia Estianty Berdoa di Depan Kabah, Dijawab Langsung Lewat Jatuhnya Kotoran Burung

Baca juga: Jika Berduel dengan Khabib, Ini yang akan Dilakukan Georges St-Pierre

Baca juga: Orang Tua Pasien Tendang Perawat Rumah Sakit, Kesal Ditegur saat Menangis

Dari data yang dipaparkan oleh sejumlah instansi terkait pada rapat virtual itu, kasus terpapar Covid-19 semakin menuju peningkatan dari sebelumnya. Untuk itu pencegahan mudik dilakukan agar dapat menekan angka kenaikan kasus Covid-19.

Larangan mudik ini sesuai dengan Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 19 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul fitri 1442 H, dan upaya pengendalian penyebaran Covid-19 selama Bulan Suci Ramadan 1442 Hijriah.

Dalam rapat tersebut juga disarankan kepada kepala daerah agar menentukan wilayah mana saja yang diwajibkan untuk melaksanakan PPKM Mikro berdasarkan skala prioritas, dan disarankan kepada bupati/walikota untuk dapat mengeluarkan peraturan yang berkaitan dengan pembatasan jam operasional tempat usaha.(*)

Penulis: Seni Hendri
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved