Breaking News:

Internasional

Lebanon Lockdown Tiga Hari, Bertepatan Perayaan Paskah Ortodoks

Pemerintah Lebanon kembali melakukan lockdown atau penguncian total selama tiga hari.

Editor: M Nur Pakar
AFP/ANWAR AMRO
Wanita Lebanon memegang plakat saat mereka memprotes kelumpuhan politik dan krisis ekonomi yang parah di Beirut pada peringatan Hari Ibu, Sabtu (20/3/2021). 

SERAMBINEWS.COM, BEIRUT - Pemerintah Lebanon kembali melakukan lockdown atau penguncian total selama tiga hari.

Bertepatan dengan perayaan Paskah Ortodoks untuk meminimalkan risiko penularan Covid-19 selama akhir pekan.

Komite kementerian menindaklanjuti langkah-langkah pencegahan penyebaran virus Corona mengeluarkan keputusan.

Dimana lockdown akan diberlakukan dari 1 Mei hingga 3 Mei 2021.

Baca juga: Belalang Gurun Serbu Lahan Pertanian, Warga Lebanon Panik, Krisis Terancam Berkepanjangan

Yakni jam malam sepanjang waktu dan hanya sektor-sektor penting yang diizinkan untuk bekerja, lapor Daily Star, Kamis (29/4/2021).

Terakhir kali penguncian penuh diberlakukan pada awal April 2021 selama liburan Paskah.

Penguncian ketiga juga diharapkan selama Idul Fitri 1442 H di akhir bulan suci Ramadhan yang saat ini sedang dilaksanakan oleh umat Islam.

Pejabat kesehatan mengkonfirmasi 1.478 kasus infeksi virus Corona baru, sehingga meningkatkan jumlah kasus virus Corona menjadi 524.241 orang.

Baca juga: Lebanon Kutuk Penyelundup Narkoba, Berusaha Merusak Stabilitas Arab Saudi

Komite virus Corona juga memutuskan untuk melarang pelancong yang datang dari India dan Brasil masuk ke Lebanon.

Baik melalui penyeberangan darat dan laut negara itu kecuali telah berada di negara ketiga selama 14 hari.(*)

Baca juga: Lebanon Gagalkan Penyelundupan Puluhan Migran Asal Suriah ke Siprus

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved