Senin, 27 April 2026

Internasional

Belalang Gurun Serbu Lahan Pertanian, Warga Lebanon Panik, Krisis Terancam Berkepanjangan

Jutaan ekor belalang serbu kawasan pertanian Lebanon pada Jumat (23/4/2021) yang langsung menyebabkan kepanikan para petani.

Editor: M Nur Pakar
AFP
Helikopter Tentara Lebanon menyemprotkan pestisida ke sekawanan belalang gurun di dekat kota Ersal di timur laut Lebanon, dekat perbatasan Suriah pada 23 April 2021. 

SERAMBINEWS.COM, BEIRUT - Jutaan ekor belalang serbu kawasan pertanian Lebanon pada Jumat (23/4/2021) yang langsung menyebabkan warga panik, khususnya petani.

Video menunjukkan serangan belalang di atas lahan pertanian di kota Ersal dan Ras Baalbek di Bekaa yang beredar di media sosial, dengan tagar #locust menjadi tren di Lebanon.

Warga langsung memberi komentar sarkastik tentang krisis terbaru yang melanda negara yang terkepung krisis ekonomi berkepanjangan.

Militer Lebanon mengatakan helikopter telah mulai menyemprotkan pestisida ke Baalbek dan Ras Baalbek untuk memerangi dan membasmi belalang gurun.

Baca juga: Arab Saudi Larang Impor Buah dan Sayuran Lebanon, Usai Ditemukan Narkoba dalam Buah-buahan

Walikota Ersal, Bassel Al-Hujairi menceritakan melihat jutaan belalang terbang dan menyerang pohon sakura dan tanaman l ainnya.

"Belalang telah menginvasi sepertiga dari Ersal," katanya kepada Arab News.

“Saat kita bergegas mencari tahu besarnya bencana, kawanan belalang sudah menyebar ke seluruh kota," ujar Bassel..

Dikatakan, Jumat (23/4/2021) dinihari belalang bisa menyeberang sejauh 15 km dari daerah tandus menuju Ersal..

Ditambahkan, kika kawanan belalang berkembang biak, maka bisa menutupi sinar matahari.

Ersal adalah rumah bagi lebih dari dua juta pohon ceri, apel, dan aprikot yang terletak di sisi selatan dan timur kota, kata walikota, dan belalang masih ada di sisi utara kota.

“Saya berharap angin tidak membawa mereka ke arah lain,” tambahnya.

Kawanan itu tiba di Lebanon setelah menginvasi Suriah, Irak dan Yordania.

Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) mengatakan kemunculan belalang gurun di Suriah dan Jordania merupakan peristiwa yang tidak biasa dan langka.

Disebutkan, disebabkan oleh angin selatan yang kuat selama beberapa hari dan suhu tinggi yang membawa kelompok dewasa ke daerah ini.

FAO menambahkan kawanan itu tidak mewakili invasi skala besar dan dapat dikendalikan, tetapi dikhawatirkan beberapa belalang dewasa mungkin bertelur dan bereproduksi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved