Breaking News:

Berita Pidie

Pembeli Chip Higgs Domino di Pidie Dihukum Cambuk, Eksekusi Usai Ramadhan

Majelis Hakim Mahkamah Syar'iyah Sigli, Pidie memvonis terdakwa pembeli chip higgs domino GWN (30) 12 kali cambuk dalam sidang pamungkas

Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Muhammad Hadi
For Serambinews.com
Ruang sidang di Mahkamah Syar'iyah Sigli, Pidie, Rabu (28/4/2021). 

Laporan Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Majelis Hakim Mahkamah Syar'iyah Sigli, Pidie memvonis terdakwa pembeli chip higgs domino GWN (30) 12 kali cambuk dalam sidang pamungkas di Mahkamah Syar'iyah setempat, Jumat (30/4/2021) 

Majelis hakim menilai GWN terbukti bersalah karena melanggar Pasal 18 Qanun Aceh Nomor 6 tahun 2014 tentang Hukum Jinayat;

" Terdakwa telah terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah yang telah melakukan jarimah (tindak pidana) maisir (perjudian) sebagaimana diatur Pasal 18 Qanun Aceh Nomor 6 tahun 2014," kata Ketua Mahkamah Syar'iyah Sigli, Drs H Juwaini SH MH, melalui Panitra Muda Hukum, Dedy Afrizal, kepada Serambinews.com, Jumat (30/4/2021).

Baca juga: Viral Video Higgs Domino Game Saat Shalat Berjamaah, Tokoh di Lhokseumawe Minta Polisi Usut Tuntas

Ia menyebutkan, terdakwa GWN dihukum  uqubat ta’zir cambuk dilakukan di depan umum dengan 12 kali sebatan rotan yang dilakukan algojo.

Menurutnya, barang-bukti (BB) berupa: satu handphone merk oppo tipe F1 warna hitam.

Bukti lain, sebut Dedy, uang hasil penjualan koin emas atau chip high domino sekitar Rp.1. 995.000.

BB itu dikembalikan kepada pada Jaksa Penuntut Umum untuk dipergunakan dalam perkara nomor 7/JN/2021/MS.Sgi terdakwa MSN cs yang berkasnya terpisah dengan perkara yang sama.

Baca juga: 3 Pelaku Transaksi Chip Domino Ditangkap di Pidie Jaya, Polisi Sita HP, Uang Tunai dan Chip 43 B

Untuk diketahui, kelima terdakwa sebagai pejual dan pembeli adalah NLH (23) warga Gampong Karieng, Kecamatan Grong-Grong dan IML (26) warga Gampong Alue Lada, Kecamatan Batee.

Berikutnya, AZH (27) warga Gampong Mesjid Yaman, Kecamatan Mutiara dan GWN (30) warga Gampong Sentosa kecamatan yang sama.

Kemudian MSN (28) warga Gampong Cempala Kuneng, Kecamatan Peukan Baro. (*)

Baca juga: Janda Muda dan Pemuda Digerebek Warga Malam Ramadhan, Sempat Memanas Hingga Diamankan Polisi

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved