Breaking News:

Internasional

Lebanon dan Israel Lanjutkan Negoisasi Perbatasan Maritim, Dimediasi AS

Lebanon dan Israel melanjutkan negosiasi yang dimediasi AS atas sengketa perbatasan laut mereka pada Selasa (4/5/2021).

AFP
Kapal militer Lebanon berpatroli di lepas pantai wilayah selatan Naqura yang berbatasan dengan Israel pada Minggu (11/10/2020). 

SERAMBINEWS.COM, NAQURA - Lebanon dan Israel melanjutkan negosiasi yang dimediasi AS atas sengketa perbatasan laut mereka pada Selasa (4/5/2021).

Setelah jeda selama berbulan-bulan dalam upaya membuka jalan bagi eksplorasi minyak dan gas lepas pantai.

Pembicaraan antara negara-negara yang secara teknis masih berperang, dimulai di pangkalan PBB di kota Naqura di Lebanon selatan, kata Kantor Berita Nasional.

Washington mengatakan akan ditengahi oleh diplomat AS John Desrocher.

Baca juga: Lebanon Lockdown Tiga Hari, Bertepatan Perayaan Paskah Ortodoks

Bahkan, menyebut dimulainya kembali pembicaraan sebagai langkah positif menuju resolusi yang telah lama ditunggu."

Lebanon dan Israel tahun lalu mengambil bagian dalam pembicaraan tidak langsung yang ditengahi AS untuk membahas demarkasi.

Namun pembicaraan itu terhenti setelah Lebanon menuntut wilayah yang lebih luas, termasuk bagian dari ladang gas Karish, di mana Israel telah memberikan hak eksplorasi kepada sebuah perusahaan Yunani.

Pembicaraan tahun lalu seharusnya membahas permintaan Lebanon atas wilayah seluas 860 kilometer persegi (330 mil persegi) di wilayah maritim yang disengketakan.

Menurut peta yang dikirim ke Perserikatan Bangsa-Bangsa pada 2011.

Tetapi Lebanon kemudian mengatakan peta itu didasarkan pada kesalahan. menghitung dan menuntut lebih banyak wilayah 1.430 kilometer persegi (552 mil persegi) lebih jauh ke selatan, termasuk sebagian dari Karish.

Halaman
12
Editor: M Nur Pakar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved