Breaking News:

Berita Aceh Timur

Pengebor Minyak Meninggal Dihantam Pipa Saat Bekerja, Polisi Turun Tangan Lakukan Penyelidikan

Polisi saat ini sedang melakukan penyelidikan terkait peristiwa pengeboran minyak yang menyebabkan seorang pekerjanya meninggal dunia.

Penulis: Seni Hendri | Editor: Saifullah
Dok Camat Ranto Peureulak.
Camat Ranto Peureulak, Mukhtaruddin SSos MAP, didampingi staf, meninjau lokasi pengeboran minyak yang menyebabkan seorang pekerja meninggal dunia, Selasa (4/5/2021). 

Laporan Seni Hendri | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Polisi saat ini sedang melakukan penyelidikan terkait peristiwa pengeboran minyak yang menyebabkan seorang pekerjanya meninggal dunia.

“Kita sedang melakukan penyelidikan tentang kebenaran informasi tersebut dan mengumpulkan keterangan saksi," ungkap Kasat Reskrim Polres Aceh Timur, AKP Dwi Arys Purwoko dalam keterangan tertulis yang diterima Serambinews.com, Selasa (4/5/2021) sore.

Hal senada juga disampaikan oleh Kapolsek Ranto Peureulak, Iptu Lutfi Arinugraha Pratama.

Menurut Kapolsek, bahwa peristiwa pengeboran minyak yang menyebabkan seorang pekerja meninggal dunia itu masih dalam penyelidikan Polres Aceh Timur.

"Tindak lanjut pascakejadian, sekarang sedang dalam penyelidikan Polres Aceh Timur dan dibackup oleh Polsek," ungkap Iptu Lutfi.

Baca juga: Ini Kronologis Pengebor Minyak Meninggal Dunia di Aceh Timur, Terkena Hantaman Pipa di Wajah

Baca juga: Sudah Banyak Telan Korban Jiwa, Pemerintah Diminta Bina dan Wadahi Pengebor Minyak Tradisional

Baca juga: Camat Melayat ke Rumah Warga Meninggal karena Kecelakaan saat Pengeboran Minyak

Seperti diberitakan sebelumnya, satu orang meninggal dunia dalam kecelakaan kerja saat melakukan aktivitas pengeboran minyak di Desa Buket Pala, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur, Sabtu (1/5/2021).

Korban bernama Yudiansyah (23), warga Desa Paya Palas, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur.

"Korban meninggal dunia setelah dirujuk ke RSUD dr Zubir Mahmud Aceh Timur," ungkap salah satu sumber terpercaya kepada Serambinews.com, Selasa (4/5/2021).

Saat kejadian, ada enam pekerja yang melakukan pengeboran. Namun hanya tiga orang yang menjadi korban.

Selain satu orang meninggal meninggal dunia, satu orang lagi mengalami luka berat dan telah dirujuk ke RSUD Zainal Abidin Banda Aceh.

Baca juga: Polisi Ringkus Komplotan Pembobol Rumah Kosong, Kerap Beraksi di Wilayah Hukum Polresta Banda Aceh

Baca juga: Viral Wanita Melahirkan Secara Prematur di Pesawat Menuju Hawaii, Persalinan Ditolong Penumpang

Baca juga: Jelang Lebaran Idul Fitri, Harga Kebutuhan Pokok di Aceh Jaya Stabil, Stok Mencukupi

Kondisi pekerja itu dilaporkan sudah mulai membalik, hingga Selasa (4/5/2021) hari ini. Sedangkan satu pekerja lagi hanya mengalami luka ringan, dan saat ini ia menjadi perawatan di rumahnya.

"Semua pekerjanya enam orang, satu meninggal dunia, satu luka berat, dan satu lagi luka ringan. Sedangkan tiga lagi tidak mengalami luka," ungkap sumber Serambinews.com tersebut.(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved