Rabu, 15 April 2026

Internasional

Donald Trump Sebut Keputusan Facebook dan Twitter Menutup Akunnya Sebagai Aib Negara

Donald Trump menanggapi keputusan Facebook, Twitter dan Google menutup akunnya sebagai aib bagi negara.

Editor: M Nur Pakar
AFP
Mantan Presiden AS Donald Trump 

SERAMBINEWS.COM, WASHINGTON - Mantan Presiden AS Donald Trump menanggapi keputusan Facebook, Twitter dan Google menutup akunnya sebagai aib bagi negara.

"Apa yang telah dilakukan Facebook, Twitter, dan Google adalah aib total dan memalukan bagi Negara kita," katanya.

Pidato Kebebasan telah dicabut dari Presiden Amerika Serikat karena Radical Left Lunatics) takut akan kebenaran, tetapi kebenaran akan terungkap, lebih besar dan lebih kuat dari sebelumnya.

"Rakyat di Negara kita tidak akan mendukungnya! ujarnya.

"Perusahaan media sosial yang korup ini harus membayar harga politik, dan tidak boleh lagi diizinkan untuk menghancurkan dan hilangkan Proses Pemilihan kami," tegas Trump.

Dalam pernyataan terpisah yang dirilis Rabu (5/5/2021), Trump kembali tanpa dasar mengklaim ada kecurangan dalam Pemilu 2020.

Baca juga: Rahasia Donald Trump Serangan Drone di Luar Zona Perang Terungkap, Joe Biden Langsung Ubah

"Dalam enam bulan, Facebook harus memeriksa kembali hukuman sewenang-wenang yang dijatuhkan pada 7 Januari 2021 dan memutuskan hukuman yang sesuai," kata dewan Facebook dan Twitter.

"Hukuman ini harus didasarkan pada beratnya pelanggaran dan kemungkinan kerugian di masa depan," tambah keduanya.

Itu harus konsisten dengan aturan Facebook untuk pelanggaran berat, yang pada gilirannya harus jelas, perlu dan proporsional.

"Tidak diizinkan bagi Facebook untuk menahan pengguna dari platform untuk jangka waktu yang tidak ditentukan, tanpa kriteria kapan atau apakah akun tersebut akan dipulihkan," kata dewan tersebut.

Dewan tersebut mengklaim Facebook memberi akun Trump hukuman yang tidak jelas dan tidak standar.

Kemudian mencoba menghindari tanggung jawabnya dengan mengirimkan kasus tersebut ke Dewan untuk diselesaikan.

"Jika Facebook memutuskan untuk memulihkan akun Tuan Trump, perusahaan harus menerapkan aturannya pada keputusan itu," tambahnya.

Baca juga: Donald Trump Luncurkan Media Sosial Sendiri, Bisa Berbagi ke Facebook dan Twitter

"Termasuk setiap perubahan yang dibuat sebagai tanggapan atas rekomendasi kebijakan Dewan di bawah ini," kata keputusan dewan tersebut.

"Dalam skenario ini, Facebook harus menangani pelanggaran lebih lanjut dengan segera dan sesuai dengan kebijakan konten yang ditetapkan," ujar Dewan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved