MTQ Lapas
Kala Lantunan Ayat Suci Alquran Menggema di LP Lhokseumawe
Sedangkan disamping kiri dan kanan lapangan, duduk para napi, baik selaku peserta maupun hanya sekedar menonton.
Penulis: Saiful Bahri | Editor: Ansari Hasyim
"Tapi seiring waktu berjalan, semakin banyak napi yang kita nilai memiliki potensi. Sehingga kini totalnya sudah mencapai 30 orang. Mereka mayoritasnya napi perkara narkoba," katanya.
Bahkan guna memaksimalkan keberhasilan program ini dan tidak mengganggu proses pelajar dan kosentrasi mereka, maka bagi napi yang mengikuti program Tahfidz, ditempatkan di satu barak khusus.
Jadi, guna memotivasi para napi untuk terus giat belajar dan menghafal Alquran, maka digelar MTQ.
MTQ pertama, digelar pada tahun 2019.
Pada MTQ tahun 2019, diikuti 20 napi pada dua cabang perlombaan, yakni tartil Quran dan Syarhil Quran.
Pada MTQ tahun 2020 atau yang kedua, digelar dua cabang mata lomba, yakni Hifzil Quran dan Fahmil Quran.
Serta pada tahun 2021 ini atau MTQ ke-III, diikuti 68 napi.
Diperlombakan tiga cabang, yakni Tartil Quran diikuti 13 napi, Hifzil Quran diikuti 19 napi, dan Fahmil Quran diikuti 35 napi.
MTQ kali ini, digelar selama tiga malam, yakni 6-8 Mei 2021.
"Kita pastikan kalau MTQ ini akan terus digelar tiap tahun. Ini untuk memotivasi para napi agar lebih giat membaca dan menghafal Alquran," demikian Nawawi.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/bffkfgguihj.jpg)