Breaking News:

Internasional

Perdana Menteri Israel Keras Kepala, Gusur Rumah Palestina, Bangun Pemukiman Yahudi di Jerusalem

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, Minggu (9/5/2021) menegaskan akan tetap membangun pemukiman yahudi di Jerusalem.

Editor: M Nur Pakar
AP
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu 

SERAMBINEWS.COM, JERUSALEM - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, Minggu (9/5/2021) menegaskan akan tetap membangun pemukiman yahudi di Jerusalem.

Dia dengan tegas menolak tekanan untuk tidak membangun di Jerusalem.

Hal itu kecaman internasional atas rencana penggusuran warga Palestina dari rumah-rumah di kota yang diklaim oleh pemukim Yahudi.

"Kami dengan tegas menolak tekanan untuk tidak membangun di Jerusalem," katanya, seperti dilansir AP.

"Saya menyesal, tekanan ini telah meningkat akhir-akhir ini," kata Netanyahu dalam pidato yang disiarkan televisi menjelang peringatan nasional penangkapan Israel atas Jerusalem Timur dalam perang 1967.

"Saya juga mengatakan kepada yang terbaik dari teman-teman kami," ujarnya.

Baca juga: Mesir dan PBB Pantau Kerusuhan Jerusalem Timur, Minta Perundingan Kembali Dihidupkan

" Jerusalem adalah ibu kota Israel dan sama seperti setiap negara membangun ibu kotanya dan membangun ibukotanya," tambahnya.

"Kami juga memiliki hak untuk membangun di Jerusalem dan untuk membangun Jerusalem," urainya.

"Itulah yang kami miliki selesai dan itulah yang akan terus kami lakukan, "kata Netanyahu.

Sementara itu, Paus Fransiskus mengungkapkan keprihatinannya atas kerusuhan di Jerusalem.

Dia mengatakan kekerasan hanya menghasilkan kekerasan dan mari hentikan bentrokan ini.

“Saya berdoa agar ini bisa menjadi tempat pertemuan dan bukan bentrokan dengan kekerasan, tempat berdoa dan kedamaian," kata Fransiscus.

"Saya mengajak semua orang untuk mencari resolusi bersama agar identitas multireligius dan multikultur kota suci bisa dihormati dan agar persaudaraan bisa berjaya, ”ucapnya usai mendaraskan doa Regina Caeli.

Jordania juga mendesak Israel untuk menghentikan apa yang disebutnya sebagai serangan "barbar" terhadap jamaah di masjid al Aqsa Jerusalem.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved