Breaking News:

Internasional

Pemimpin Mafia Turki Perang Kata-kata dengan Partai Berkuasa, AKP

Pejabat pemerintah Turki terlibat perang kata-kata dengan pemimpin mafia terkenal negara itu, Sedat Peker.

Editor: M Nur Pakar
AFP
Pemimpin Mafia Turki, Sedat Peker 

Ketika menteri tersebut memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatannya pada April 2020.

Peker diduga mengatur kampanye Twitter untuk menolak pengunduran diri Soylu.

Sejak 2019, Peker telah tinggal di negara-negara Balkan di mana ia secara rutin bertemu dengan para pemimpin politik Bosniak.

Dia mengklaim harus meninggalkan Turki karena permusuhan pribadi dengan menantu presiden Turki dan mantan menteri keuangan, Berat Albayrak.

Setelah ditangkap awal tahun ini di Makedonia Utara dengan ID dan paspor palsu, dia dideportasi ke Kosovo di mana dia memiliki izin tinggal bisnis. Dia saat ini diyakini tinggal di Dubai.

Peker, dengan jaringan yang kuat di dunia bawah Istanbul, sebelumnya disalahkan oleh beberapa politisi.

Seperti Baris Atay dari Partai Buruh Turki, karena menggunakan geng untuk menyerang para pembangkang di jalanan.

Atay dipukuli secara serius di jalan yang sibuk di Istanbul setelah dia menjadi sasaran lisan oleh Soylu.

Pihak oposisi sekarang mendesak pemerintah untuk membentuk komisi penyelidikan parlemen dan menginformasikan kepada publik tentang tuduhan tersebut.

Ayhan Sefer Ustun, mantan ketua parlemen Komisi Hak Asasi Manusia dan anggota pendiri Partai Masa Depan yang memisahkan diri yang dipimpin oleh mantan perdana menteri negara itu, Ahmet Davutoglu.

Baca juga: Turki Ingin Memulai Babak Baru dengan UE, Walau Jalan Terjal Masih Menghadang

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved