Breaking News:

Internasional

Pintu Perbatasan Arab Saudi-Bahrain Dibuka, Ratusan Ribu Warga Kedua Negara Bersiap Plesiran

Ratusan ribu pelancong Arab Saudi dan Bahrain bersiap melakukan perjalanan wisata seusai pintu perbatasan King Fahd Causeway dibuka lagi, mulai Minggu

Foto: Saudi Press Agency
Pintu Perbatasan King Fahd Causeway, Arab Saudi-Bahrain 

SERAMBINEWS.COM, DUBAI - Ratusan ribu pelancong Arab Saudi dan Bahrain bersiap melakukan perjalanan wisata seusai pintu perbatasan King Fahd Causeway dibuka lagi, mulai Minggu(16/5/2021).

Perjalanan arteri itu ditutup pada 8 Maret 2020, karena tindakan pencegahan penyebaran Covid-19.

Penangguhan perjalanan bagi warga, dan pembukaan pelabuhan darat, laut dan udara akan dicabut mulai Minggu, lansir kantor berita negara SPA, Minggu (16/5/2021)

Tambahan 10 jalur dipasang ke area keberangkatan, sehingga total menjadi 27 jalur, selain 36 jalur di area kedatangan, Duwaihi Al-Sahli, kata Direktur Paspor King Fahd Causeway.

Baca juga: Aktivis Wanita Arab Saudi Terkemuka, Loujain al-Hathloul Kembali Dipanggil untuk Diinterogasi

Namun, hanya mereka yang telah divaksinasi COVID-19 atau mereka yang telah sembuh dari penyakit yang diizinkan meninggalkan Kerajaan.

Mereka akan diminta untuk menunjukkan bukti melalui aplikasi Tawakkalna yang terpasang di ponsel mereka.

Sertifikat asuransi virus Corona diperlukan untuk pelancong di bawah 18 tahun.

Baca juga: OKI Sebut Milisi Houthi Sebagai Penjahat Perang, Hujani Drone dan Rudal ke Arab Saudi Tanpa Henti

Untuk pelancong yang menuju dari Bahrain ke Arab Saudi, akan diminta membawa salah satu aplikasi kesehatan yang disetujui di negara-negara GCC.

Untuk mengkonfirmasi apakah mereka divaksinasi atau telah pulih dari virus, kantor berita Bahrain BNA melaporkan.

Mereka juga dapat menunjukkan sertifikat PCR yang tidak boleh melebihi 72 jam sejak pengambilan sampel, BNA menambahkan.

Sementara itu, Jordania mengatakan pengecualian yang sebelumnya diumumkan untuk masuknya penumpang melalui pos perbatasan Omari dengan Arab Saudi telah dibatalkan dan efektif mulai Senin (17/5/2021).

Keputusan itu diambil setelah serangkaian tindakan diambil baru-baru ini untuk membantu memudahkan masuknya warga Jordania dan pengunjung dari Arab Saudi dan negara-negara Teluk Arab lainnya

Baca juga: Arab Saudi Lindungi Penuh Pelancong ke Luar Negeri, Khusus Terdaftar di Aplikasi Tawakkalna

Peraturan perbatasan sebelumnya mewajibkan penyerahan sertifikat yang membuktikan mereka menerima dua dosis vaksin virus Corona dan tes PCR negatif 72 jam sebelumnya.

Wisatawan dapat lewat tanpa mendaftar di platform atau menjalani tes PCR di perbatasan.(*)

Editor: M Nur Pakar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved